SLEMAN — Rangkaian Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) Sleman ke-40 menghadirkan kegiatan kreatif melalui pelaksanaan Giat Fashion Show pada Rabu, 31 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara penutup yang menampilkan kreativitas para peserta Barata Sleman ke-40 dengan mengangkat tema pemanfaatan sampah kemasan plastik.
Setiap pangkalan mengirimkan satu orang perwakilan untuk menampilkan busana hasil kreasi sangga masing-masing. Seluruh kostum yang ditampilkan dibuat dari sampah kemasan plastik, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mengasah kreativitas.
Penampilan fashion show berlangsung dengan sangat menarik dan penuh percaya diri. Setiap peserta menampilkan busana dengan desain yang unik, kreatif, dan memiliki nilai estetika tinggi.
Usaha mereka terlihat begitu luar biasa, mulai dari konsep desain, pemilihan bahan, hingga cara mempresentasikan busana di atas panggung.

Penilaian Giat Fashion Show dilakukan oleh para juri yang berkompeten di bidangnya, yaitu Kak Amien Makmuri, S.T., M.SE. dari Dekranasda Sleman, Kak R. Ay. Habsari Suprobo Dewi, S.E. selaku Wakil Ketua TP PKK Sleman, serta Pinsaka Kalpataru.
Para juri menilai berdasarkan kreativitas, pemanfaatan bahan daur ulang, kerapian, serta kemampuan peserta dalam menampilkan busana.
Pelaksanaan kegiatan didampingi oleh Sangga Kerja Barata Sleman ke-40 untuk memastikan jalannya acara berlangsung tertib dan lancar.
Agenda ini digelar secara terbuka, nampak antusiasme penonton turut memeriahkan suasana, menjadikan giat fashion show ini sebagai salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian dalam rangkaian Barata Sleman ke-40.
Giat ini menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan dalam Barata Sleman ke-40 mampu menjadi sarana edukasi lingkungan yang kreatif dan menyenangkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para peserta akan pentingnya menjaga lingkungan serta memanfaatkan limbah menjadi karya yang bernilai.



























