BANTUL — Malam terakhir Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas PGRI Yogyakarta dimeriahkan dengan kegiatan api unggun dan pentas seni, Jumat 17 Oktober 2025, malam.
Upacara dilakukan dengan penyalaan api unggun buatan di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, karena cuaca malam ini hujan sehingga tidak memungkinkan penyalaan api unggun diluar ruangan.
Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa khidmat. Petugas upacara diambil dari perwakilan peserta KMD. Nampak kak Dwi Suharyana menjadi sesepuh api unggun.
Pihaknya menyampaikan pesan penyemangat kepada peserta bahwasanya meskipun menggunakan api unggun buatan, api semangat harus berkobar dan menjadi penyemangat dalam menjalankan KMD.
“Ingat masih ada satu hari jaga kesehatan kakak hingga kegiatan selesai,” tegasnya.
Selepas itu kegiatan dilanjutkan pentas seni, 4 kelompok menunjukkan kreativitasnya dengan semangat di antaranya menampilkan drama, menyanyi, menari, dan puisi. Pentas seni kali ini juga menjadi momen keakraban bagi peserta,



























