SLEMAN — Rangkaian Pengembaraan Akhir Tahun Barisan Antar Ranting (Barata) Sleman ke-40 menghadirkan momen yang paling ditunggu, yakni Penobatan Denok–Tole. Kegiatan ini dilaksanakan di panggung utama dan disaksikan oleh seluruh peserta Barata Sleman ke-40 dan masyarakat luas.
Penobatan Denok–Tole diikuti oleh 10 finalis, yang terdiri dari 5 finalis putra dan 5 finalis putri. Para finalis sebelumnya telah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari penyisihan, penilaian wawasan, hingga penampilan bakat.
Denok–Tole Barata menjadi ikon yang merepresentasikan pasangan Pramuka yang berpenampilan baik, berwawasan luas, serta memiliki sikap dan kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai kepramukaan.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Denok Barata Sleman ke-40 berhasil diraih oleh kode pangkalan Q dari SMA Negeri 1 Sleman. Sementara itu, Tole Barata Sleman ke-40 diraih oleh kode pangkalan Y dari SMA Negeri 2 Ngaglik.
Prosesi penobatan berlangsung khidmat sekaligus meriah. Sorak sorai dan dukungan dari kakak-kakak peserta mengiringi pengumuman Denok–Tole terpilih.

Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kemampuan, serta semangat para finalis yang telah memberikan penampilan terbaiknya selama rangkaian kegiatan Denok–Tole pada Barata Sleman ke-40.
Penobatan Denok–Tole diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh kakak Pramuka untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga sikap, serta menjadi teladan dalam setiap kegiatan kepramukaan.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sleman mencetak generasi Pramuka yang berkarakter, berprestasi, dan berbudaya.



























