SLEMAN — Rangkaian Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) Sleman ke-40 mencapai puncaknya melalui Malam Wirapati, yang digelar bertepatan dengan perayaan malam Tahun Baru 2026. Kegiatan ini menjadi momen penutup yang paling dinantikan oleh para peserta
Pada Malam Wirapati, seluruh jajaran pimpinan turut naik ke atas panggung dengan menggunakan otok-otok, yaitu mainan yang diputar dan telah menjadi ciri khas serta identik dengan kegiatan Barata.
Suasana panggung tampak semarak dan penuh keakraban, mencerminkan kebersamaan antara pimpinan, sangga kerja, dan para peserta.

Tidak hanya diikuti oleh peserta Barata, Malam Wirapati juga dimeriahkan oleh para official serta masyarakat umum yang turut hadir dan meramaikan suasana.
Kehadiran berbagai elemen ini menjadikan malam puncak Barata Sleman ke-40 terasa semakin hangat, meriah, dan penuh kebersamaan.

Rangkaian Malam Wirapati kemudian dilanjutkan dengan konser musik yang menghadirkan penampilan dari Vlamora. Alunan musik dan hiburan yang disuguhkan berhasil menghidupkan suasana hingga dini hari, sekaligus menjadi penutup yang berkesan dalam menyambut pergantian tahun.
Malam Wirapati bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan, rasa syukur, dan kegembiraan setelah seluruh rangkaian pengembaraan dilalui. Selain itu juga sebagai simbol semangat persaudaraan dan kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam setiap kegiatan kepramukaan.



























