YOGYAKARTA — Sebuah Video yang diunggah oleh akun instagram @DuniaDalamKereta pada 17 Juni 2018 lalu menjadi viral lantaran memperlihatkan seorang anggota Pramuka yang ikut terbawa dalam rangkaian kereta dari Stasiun Tugu Yogyakarta.
Dalam video berdurasi 14 detik tersebut memperlihatkan seorang anggota Pramuka yang diketahui bernama Nabila Zulfa Nursyifa yang beralamat di Maguwo, Banguntapan, Bantul itu tengah cukup panik namun tetap mengembangkan senyumnya saat berusaha menghubungi rekannya.
Dari pengakuan Kak Nabila yang baru pertama kali bertugas di Karya Bakti Lebaran Kwartir Cabang Kota Yogyakarta ini, menjelaskan bahwa awalnya ia mengantarkan seorang bule yang kebingungan mencari gerbong (rangkaian kereta) dan tempat duduk.
“Karena merasa tidak tega, terus saya bantu carikan tempat duduk nya. Saat mau keluar ternyata keretanya terlanjur jalan,” akunya sambil tersenyum.
Gadis kelahiran Yogyakarta Mei 2001 ini ikut Posko Karya Bakti Lebaran 2018 untuk mengisi waktu liburan dan mencari pengalaman melihat bagaimana kesibukan di stasiun saat mudik lebaran.
“Awalnya kaget, panik, takut, bingung, mana bawa hp ga ada pulsanya, dompet ada di pos, sempet mau lompat juga dari bordes tapi untungnya ditahan sama petugas kereta,” ujarnya mengenang peristiwa yang tidak akan terlupakan itu.
Kejadian ini ia anggap sebagai sebuah pelajaran yang sangat berharga dan luar biasa. Dari pengalaman ini ia berpesan kepada teman-teman bahwa membantu orang lain itu tanpa harus diminta dan jangan melihat mereka itu siapa, tapi yang paling penting kita juga harus memperhatikan situasi dan kondisi.
Berbagai akun lainpun juga mengunggah video yang dibuat oleh akun @febbyagassi seperti keterangan kredit video dalam caption-nya. Akun @GerakanPramuka pun me-repost unggahan ini. Bahkan Kak Adhyaksa Dault, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka turut mencari kontak dari Kak Nabila.
Seperti diketahui, Kak Nabila sehari-hari beraktivitas sebagai seorang pelajar SMA Negeri 7 Yogyakarta yang selalu melakukan kewajibannya sebagai pelajar yakni belajar. Sebagai anggota masyarakat, dirinya juga bergabung dan aktif dalam organisasi di kampung, juga sebagai anggota keluaga, ia tidak jarang membantu pekerjaan ibu di rumah. (fgp/cst)


























