YOGYAKARTA — Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) yang diwakili oleh Kak Srie Nurkyatsiwi, Wakil Ketua Kwarda Bidang Keuangan dan Usaha hadir dan menyampaikan sambutan pada pembukaan Training of Trainer (ToT) Duta Literasi Keuangan bagi Pembina Pramuka di DIY, Selasa, 4 November 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Siwi membacakan sambutan tertulis Ketua Kwarda DIY yang diawali dengan menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan di Indonesia sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.
“Pendidikan kepramukaan dilaksanakan berdasarkan pada nilai dan kecakapan dalam upaya membentuk kepribadian dan
kecakapan hidup Pramuka, dengan menggunakan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan berlandaskan pada Kode Kehormatan (Satya dan Darma Pramuka),” ujarnya.
Ketua Kwarda DIY menyebutkan bahwa seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan digital, Gerakan Pramuka harus mampu beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan dan diterima oleh generasi muda sebagai pilihan dalam pembentukan karakter dan meningkatkan kecakapan atau keterampilan hidup.
“Salah satu kecakapan yang perlu di-update adalah di bidang keuangan. Kecakapan di Gerakan Pramuka yang telah ada di
bidang keuangan adalah kecakapan menabung. Hal ini menjadi bagian proses pendidikan yang dilalui oleh setiap Pramuka,” sebut Kak Siwi membacakan sambutan.
Disampaikan bahwa Kwarda DIY sangat terbuka bagi seluruh pihak untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam meningkatkan kecakapan menabung, literasi keuangan dan pengelolaan keuangan.
Ketua Kwarda DIY, menyampaikam bahwa Otoritas Jasa Keuangan dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah melakukan Nota Kesepahaman yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan anggota Gerakan Pramuka.
Ruang lingkup utama kerja sama tersebut antara lain terkait dengan Edukasi dan Literasi Keuangan, memberikan edukasi tentang produk dan layanan jasa keuangan yang aman dan terukur kepada anggota Pramuka dari berbagai jenjang (Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega).
Program Khusus: Pengembangan program-program khusus seperti pembentukan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) Penabung dan Cakap Keuangan yang bertujuan untuk menanamkan nilai gemar menabung sejak dini.
Pelatihan Pembina Pramuka: Penyelenggaraan Training of Trainer (ToT) bagi para Pembina dan Pelatih Pembina Pramuka agar mereka dapat menjadi duta atau penggerak literasi keuangan di daerah masing-masing.
Inklusi Keuangan: mendorong pembukaan rekening secara massif bagi pelajar melalui program “Satu Rekening Satu Pelajar” (KEJAR) uuntuk meningkatkan akses layanan keuangan formal.

Serta Perlindungan Konsumen: Memberikan informasi dan pemahaman untuk melindungi anggota Gerakan Pramuka dan Masyarakat dari risiko pinjaman dan investasi ilegal.
“Melalui kerja sama ini, Gerakan Pramuka diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang efektif dalam
membangun generasi muda yang cerdas finansial, mandiri dan tangguh untuk masa depan Indonesia,” lanjut Kak Siwi.
Ketua Kwarda DIY mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi OJK DIY dan seluruh jajarannya yang telah melakukan kegiatan Training of Trainer (ToT) Duta Literasi Keuangan ini bagi anggota Gerakan Pramuka di DIY khususnya Pembina
Pramuka, sebagai bagian tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh OJK dan Kwarnas Gerakan Pramuka.
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah stategis dalam Upaya penyebaran informasi tentang literasi keuangan kepada para Pramuka, karena kita ketahui bersama bahwa Pembina Pramuka merupakan garda terdepan Gerakan Pramuka dalam
melakukan pembinaan dan pengembangan kepribadian dan keterampilan para Pramuka di gugus depan,” tegasnya.
Lebih lanjut Ketua Kwarda DIY berharap kegiatan ini dapat terus ditingkatkan dan tersebar di seluruh kwartir cabang dan ranting sehingga seluruh anggota Gerakan Pramuka di DIY dapat memperoleh edukasi tentang literasi keuangan dan pengelolaan keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, sebagaimana dibacakan Kak Siwi, Ketua Kwarda DIY juga mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang telah berkenan memberikan pengetahuan dan wawasan tentang literasi keuangan kepada para Pembina
Pramuka pada kegiatan ini.
“Saya juga apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kakak-kakak Pembina Pramuka yang bersedia mengikuti kegiatan ini. Saya berharap Kakak-kakak dapat menyerap dan memahami seluruh informasi yang diberikan oleh para
narasumber dan menyebarluaskan kepada peserta didiknya melalui pembelajaran yang menarik dan inovatif,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, Ketua Kwarda DIY mengajak kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka dan seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung program edukasi dan literasi keuangan ini dan kita wujudkan generasi muda dan masyarakat yang cerdas finansial, mandiri dan tangguh untuk masa depan Indonesia.
Selanjutnya disampaikan sambutan Ketua OJK DIY Kak Eko Yunianto yang menyampaikan bahwa OJK diberikan kewenangan untuk melindungi konsumen dan masyarakat melalui upaya preventif yaitu edukasi keuangan seperti ToT yang dilaksanakan kali ini.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan program ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan mengenai konsep literasi, mendukung kapasitas Pembina Pramuka dalam pencapaian SKK Penabung dan Cakap Keuangan.
Rangkaian agenda pembukaan diakhiri dengan penyerahan plakat kepada Kwarda DIY, Bank Indonesia (BI) Yogyakarta, Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY, dan Unit Usaha Syariah BPD DIY dan juga penyerahan buku SKK Penabung dan SKK Cakap Keuangan kepada Kwarda DIY.
ToT Duta Literasi Keuangan bagi Pembina Pramuka se-DIY ini melibatkan 130 peserta yang berasal dari perutusan Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah bertempat di Ballroom OJK DIY.



























