SLEMAN — Pasukan Khusus (Pasus) Pramuka Ibnul Qoyyim Putra terbagi menjadi dua, Resus (Regu Khusus) dan Kopassus (Komando Pasukan Sangga Khusus). Sebuah pasukan yang khusus dibentuk menjadi kader anggota pramuka yang akan melambungkan nama Ibnul Qoyyim Putra.
Berbagai rangkaian seleksi telah dilaksanakan, diawali dengan materi tentang kepramukaan, tali-temali, pengetahuan kepramukaan, sandi-sandi, baris-berbaris, pengambilan formulir, wawancara, dan ditutup dengan pelantikan Pasus.
Ada satu ungkapan yang menarik yang disampaikan oleh Kak Adam Ali Muhammad selaku Majelis Bimbingan Koordinator Pramuka (Mabikori) ketika seremonial pelantikan, setelah para anggota pasukan khusus terlantik membaca janji dan bai’at.
“Kalian (pasukan khusus), Kakak Dewan Ambalan, dan Majelis Nimbingan Koordinator, memiliki satu tujuan dan niat untuk melebarkan sayap Ibnul Qoyyim, meraih prestasi melalui usaha yang dilakukan dengan berjalan bersama dan beriringan,” ujarnya, Minggu, 14 September 2025.

Melalui seleksi yang dilalui dengan dinamika yang ada, para calon anggota Pasus telah melewatinya dengan sangat baik. Hal ini menjadi motivasi dan semangat dengan menampakkan wajah baru dalam Pasukan Khusus Pramuka Ibnul Qoyyim, membawa misi besar; melebarkan sayap Pangkalan Ibnul Qoyyim Putra dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya.
Selain itu juga mempersiapkan generasi pramuka yang terlatih, kompeten, dan berpengalaman dengan memberikan pelatihan khusus serta mengikutsertakan dalam berbagai perlombaan dan kegiatan kepramukaan.
Dengan demikian tuntaslah tugas Dewan Ambalan dalam langkah awal mempersiapkan generasi baru pasukan khusus Pramuka Ibnul Qoyyim untuk meraih prestasi dan melebarkan sayap pangkalan Ibnul Qoyyim.



























