YOGYAKARTA — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) menggelar Sarasehan Online dalam rangka peringatan Hari Bapak Pramuka Indonesia tahun 2022 Minggu, 10 April 2022.
Kegiatan secara daring melalui Zoom dan Youtube dengan tema Arah Baru bagi Pendidikan Kepramukaan untuk Lebih Menyatu dengan Masyarakat tersebut menghadirkan 4 narasumber.
Tiga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka perempuan, yaitu Kak Atalia Praratya (Kwarda Jawa Barat), Kak Siti Atikoh (Kwarda Jawa Tengah), dan Kak GKR Mangkubumi (Kwarda Daerah Istimewa Yogyakarta) memberikan paparan terkait dengan implementasi Pengabdian Masyarakat. Satu narasumber lainnya adalah Kak Ery Widaryana (Ketua Kwarcab Sleman)
Selain menyampaikan implementasi Pengabdian Masyarakat yang ada di wilayahnya, keempat narasumber Sarasehan Online Hari Bapak Pramuka Indonesia 2022 Kwarda DIY juga secara khusus mengajak Pramuka dapat terus Berperan Aktif dalam Membangun Masyarakat
Kak Atalia dalam paparannya menyampaikan bagaimana Pramuka Jawa Barat mengimplementasikan pengabdian masyarakat dengan salah satu bentuknya adalah membangun jembatan gantung yang menghubungkan antara Cirebon (Jawa Barat) dengan Brebes (Jawa Tengah).

Pembangunan jembatan ini meraih rekor MURI dan menginspirasi banyak kwartir daerah lainnya.Selain itu, Kak Atalia juga menyampaikan berbagai kegiatan lainnya yang diselenggarakan terkait dengan bagaimana Pramuka mengabdi dan berbakti di masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa pramuka harus berbakti tanpa henti, mengabdi tanpa batas.
Dari Kwarda Jawa Tengah (Jateng), Kak Atikoh menyampaikan berbagai hal terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan pramuka Jateng dalam bidang pengabdian masyarakat, seperti peduli penanggulangan bencana, bakti masyarakat, serta kegiatan lain yang bersinergi dengan banyak mitra.

Disusul dengan penjelasan Kak GKR Mangkubumi terkait dengan Kebijakan Perintisan Kampung Pramuka di Daerah Istimewa Yogyakarta yang disebutkan bahwa kampung pramuka merupakan wadah peran serta Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan menerapkan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan, serta media implementasi Satya dan Darma Pramuka yang dilakukan bersama-sama masyarakat.

Menurut Kak GKR Mangkubumi, Kampung Pramuka dapat menumbuhkembangkan, memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka, pendidikan karakter jiwa- jiwa kepanduan di masyarakat secara komprehensif dan inklusif.
“Selain itu juga mewujudkan peran Pramuka sebagai the change maker dan turut serta dalam membangun masyarakat,” ujarnya.
Paparan akhir dalam Sarasehan Online yang digelar Kwarda DIY ini ditutup dengan penguatan terkait impelementasi Rintisan Kampung Pramuka di wilayah Kwarcab Sleman yang disampaikan oleh Kak Ery Widaryana.

Antusias peserta terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada para narasumber yang ada. Dipandu moderator Kak Lia dan Kak Nasha, kegiatan menjadi semakin hangat dengan pembagian doorprize istimewa yang telah disiapkan oleh panitia.

Sebagaimana diketahui bahwa Sarasehan Online ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian agenda peringatan Hari Bapak Pramuka tahun 2022 di Kwarda DIY yang secara resmi pembukaannya dilakukan oleh Kak GKR Hayu, Wakil Ketua Kwarda DIY Bidang Humas, Teknologi Informatika, dan Kerjasama. (cst)


























