YOGYAKARTA — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2025 di Ruang Bima, Balaikota Yogyakarta pada Sabtu, 13 Desember 2025.
Acara lima tahunan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja, menetapkan rencana strategis, dan memilih kepengurusan baru dalam rangka menjaga roda organisasi Pramuka tetap berjalan secara optimal di wilayah Kota Yogyakarta.
Kegiatan Muscab yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.30 WIB ini dilandasi oleh tugas pokok Gerakan Pramuka dalam membentuk tunas bangsa yang bertanggung jawab dan mandiri, serta fungsi Kwarcab sebagai pengendali operasional yang melakukan pembinaan hingga ke tingkat Gugus Depan dan Satuan Karya.
Muscab 2025 Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta dibuka secara resmi oleh Kak Drs. Heroe Poerwadi, M.A., selaku Ketua Kwarcab. Dalam sambutannya, Kak Heroe menyoroti dinamika yang telah dilalui organisasi, mulai dari masa pandemi COVID-19, saat pemulihan, hingga saat ini.
“Musyawarah Cabang ini telah melewati masa-masa, dari Covid, pemulihan, hingga saat ini. Kita semua berikhtiar agar tetap menggerakkan kegiatan Pramuka Kota aktif berprestasi, terutama dengan dinamika anggaran yang turun tiap tahun, yang mau tidak mau memaksa kita untuk bisa mandiri,” ujar Kak Heroe.
Kak Heroe juga menyatakan rasa syukurnya bahwa semua kegiatan, terlepas dari dinamika yang ada, tetap berjalan. Ia bahkan menyebutkan agenda terdekat, yaitu PDT (Pengembaraan Desember Tradisional) yang rencananya akan dilaksanakan pada 18 Desember 2025.

Muscab ini, menurut Kak Heroe, menjadi sarana krusial untuk mengevaluasi dan menilai capaian. Kak Heroe menyebutkan bahwa Muscab ini jadi sarana mengevaluasi dan menilai mana yang harus dijaga, diperjuangkan, dan diperbaiki, serta menjadi fokus menghadapi tantangan yang ada.
“Ini sangat memerlukan kebersamaan dan kekompakan,” terangnya.
Lebih lanjut, Kak Heroe berharap hasil Muscab ini dapat menjamin kebersamaan dan kekompakkan terus berjalan, serta Kwarcab Kota Yogyakarta dapat memberikan yang terbaik di masa depan.
“Terima kasih kakak-kakak yang hadir, untuk sama-sama membuat program apa yang baik bisa dikerjakan, dan menentukan kemungkinan yang baru di Kwarcab kota,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Kak Heroe mengharapkan agar seluruh tahapan Muscab dapat diselesaikan sesuai agenda dalam satu hari ini, dengan harapan proses tersebut membawa kebaikan dan kemajuan bagi Kwarcab Kota Yogyakarta.
Kegiatan diikuti oleh peserta dari utusan Cabang Kota Yogyakarta (Majelis Pembimbing, Kwarcab, dan Dewan Kerja Cabang); utusan dari 14 Kwartir Ranting se-Kota Yogyakarta (Ketua, Wakil Ketua/Andalan, dan Sekretaris Ranting). Serta Perwakilan Majelis Pembimbing, Andalan Cabang, Sako, dan Saka se-Kota Yogyakarta sebagai Peninjau.
Muscab 2025 diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang adaptif dan inovatif guna mewujudkan Pramuka Kota Yogyakarta yang mandiri, berprestasi, dan mampu menjawab tantangan zaman.



























