SLEMAN — Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kampung Pramuka kembali dilakukan oleh Tim Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY). Kali ini, tujuannya adalah Kampung Pramuka Pulewulung di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sleman, Kamis (21/12/2023).
Tim Kwarda DIY terdiri dari Kak Erifin Budiharjo, Kak Edy Heri Suasana, Kak Sri Budoyo, Kak Bambang Sasongko (Kokok), Kak Dijah Inprijati, Kak Barozi, dan Kak Ika Prasetyo Dwiantoro (Iped). Termasuk pula Kak Kuleh dari Kwarda Kalimantan Timur yang sedang berkunjung di DIY.
Disambut oleh pengelola Kampung Pramuka Pulewulung, agenda diawali dengan penyampaian laporan yang menceritakan awal mulai Kampung Pramuka, kemudian paparan berbagai kegiatan yang telah dilakukan, serta rencana di tahun 2024 di antaranya pelatihan dan pengembangan.
Dari laporan yang disampaikan pengelola Kampung Pramuka Pulewulung, juga disebutkan adanya hambatan yang dialami, utamanya pada kemampuan Sumber Daya Manusia serta faktor ekonomi yang belum merata.

Dari Kwarda DIY dimulai Kak Sri Budoyo, disampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran Kelompok Kerja (Pokja) akan terus berupaya mekakukan pengembangan Kamoung Pramuka.
“Diharapkan keterlibatan anggota pramuka peserta didik dan anggota dewasa di kampung pramuka ini dapat berjalan di berbagai aktivitas yang dikembangkan,” ujar Kak Budoyo.
Pihaknya juga menekankan bahwasanya keberadaan Kampung Pramuka ini harus dirasakan oleh masyarakat salah satunya dengan bermitra dengan berbagai pihak termasuk kelompok masyarakat dalam pengembangannya.
“Semoga kedepan dapat menginformasikan kampung pramuka kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas,” imbuh Kak Budoyo.
Kak Arifin selaku Ketua Pokja Pengembangan Kampung Pramuka Kwarda DIY secara khusus juga menyebutkan harus adanya sinkronisasi program dengan Pimpinan Saka di DIY. Utamanya nanti diawal tahun. Yaitu apa saja yang bisa dikolaborasikan.
“Profil Kampung Pramuka yang detail harus dibuat untuk mempromosikan kampung pramuka, apa yang kira-kira khas atau keunggulan dari kampung pramuka ini, karena setiap kampung pramuka pasti berbeda beda,” tegasnya.
Disampaikan pula oleh Kak Edy Heri, bahwasanya dalam Kampung Pramuka ini harus terus dikuatkan penanaman nilai-nilai kepramukaan di masyarakat. Selain itu, tentu Kampung Pramuka harus bisa terus bermanfaat untuk masyarakat.
Sementara itu Kak Kokok juga memberikan masukan perihal penguatan kerjasama dan dukungan dari Kwartir Ranting serta Kwartir Cabang, utamanya dengan pembinaan dan pendampingan.
“Salah satunya berkaitan dasar kepramukaannya,” ujar Kak Kokok.
Ia juga menegaskan agar terus bisa berkolaborasi dalam pembuatan konten dalam mempromosikan kegiatan di kampung pramuka. Salah satunya di website Kwarda DIY yang juga telah ada data persebaran Kampung Pramuka. (nar/cst)



























