YOGYAKARTA — Hari terakhir pelaksanaan Jamboree On the Air (JOTA) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta diwarnai dengan kondisi cuaca yang sempat hujan, Minggu, 19 Oktober 2025.
Meski demikian, kondisi cuaca ini tidak menghambat semangat pendamping dari Organisasi Amatir Radio Indonesia Lokal (ORLOK) Kota Yogyakarta untuk menerima slow scan television (SSTV) dari satelit IO-86 atau Lapan A2/ORARI.
Menggunakan aplikasi robot36, antena yagi satelit, dan handheld transceiver (HT), peserta JOTA berhasil menerima beberapa gambar yang dipancarkan melalui satelit.
Gambar-gambar tersebut berupa foto-foto kegiatan JOTA-JOTI yang berlangsung di lokasi lain. Beberapa peserta nampak antusias dan bahagia mengikuti kegiatan menerima SSTV.
Kegiatan ini sangat berharga dan langka karena terbatasnya waktu satelit melintas serta tak semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini.
JOTA 2025 Kwarcab Kota Yogyakarta menjadi kegiatan seru dan menarik, sehingga minat belajar peserta semakin tumbuh untuk menambah wawasan tentang komunikasi radio.



























