YOGYAKARTA — Malam terakhir Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan (KML) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) Tahun 2025 diwarnai dengan momen berkesan yang membangkitkan semangat kebersamaan dan refleksi diri para peserta, Sabtu, 2 Agustus 2025
Dengan penuh antusias, para peserta dari kelompok pembina golongan Penggalang dan Penegak melaksanakan upacara penyalaan api unggun sesuai golongan masing-masing, didampingi langsung oleh kakak-kakak pelatih di Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari.
Prosesi api unggun ini tidak sekadar menjadi kegiatan simbolik saja, namun juga merupakan sarana untuk menyamakan pemahaman serta makna penting api unggun dalam pembinaan di gugus depan.
Para peserta juga turut diajak untuk menyelami nilai-nilai kepramukaan yang terkandung dalam setiap nyala api, semangat, kebersamaan, serta pengabdian.

Setelah api unggun menyala, suasana lebih meriah dengan penampilan pentas seni dari masing-masing kelompok. Peserta menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya yang mencerminkan kekayaan kreativitas, kerja sama, dan semangat gotong royong.
Menjelang penutupan malam, suasana kembali hening dan khidmat dalam agenda renungan. Peserta diajak merefleksikan perjalanan mereka selama mengikuti KML sejak hari pertama hingga malam terakhir di Buper Babarsari ini.
Dalam hening malam, tiap peserta memaknai pengalaman, tantangan, serta pelajaran berharga yang akan mereka bawa pulang untuk diterapkan dalam proses pembinaan peserta didik di gugus depan masing-masing.



























