YOGYAKARTA — Sebagai bagian dari tugas mata kuliah Pendidikan Kepramukaan, 33 orang mahasiswa Program Studi S1 – Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Prodi PGSD) Fakultasi Ilmu Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU) melakukan kunjungan lapangan ke Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY).
Puluhan mahasiswa tersebut melakukan kunjungan ke Kwarda DIY pada hari Kamis, 27 Juni 2024 didampingi oleh asisten dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kepramukaan, Kak Anindya Septiana Afriani, S.I.Kom., M.Sos..
Kak Anindya dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan untuk belajar lebih mendalam tentang kepramukaan, khususnya untuk golongan Siaga dan Penggalang. Mengingat para mahasiswa Prodi PGSD ini akan menjadi Pembina Pramuka golongan Siaga dan Penggalang yang berpangkalan di Sekolah Dasar (SD).
Pihaknya berharap para mahasiswa dapat mengikuti kuliah secara khusus dalam kunjungan lapangan ini secara serius dan komunikatif, sehingga dapat memahami bagaimana pembinaan kepramukaan.
“Ini adalah kesempatan kalian untuk belajar dari Kakak-kakak Kwarda tentang kepramukaan, silahkan bertanya, jangan malu-malu, agar kalian bisa mengetahui dan memahami bagaimana cara membina Pramuka,” harapnya.

Kunjungan lapangan ini diterima langsung oleh Kak Suraji Widarta, S.Pd., Wakil Ketua Kwarda DIY Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa) didampingi oleh para Pelatih dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Daerah (Pusdiklatda), di antaranya Kak M. Zaelani, M.A., MS; Kak Agus Margunaji, S.Pd., MG dan Kak Th. Sumarsih, MG.
Kak Suraji menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan lapangan yang dilakukan. Pihaknya berharap kunjungan lapangan ini dapat ditindaklanjuti dengan adanya Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi mahasiswa.
“Peran Pembina Pramuka dalam Gerakan Pramuka sangat penting guna menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik. Salah satu syarat menjadi Pembina Pramuka adalah mengikuti KMD,” tegasnya.
Selain memberikan sambutan, Kak Suraji juga menjadi pemateri bersama pemateri yang lain. Materi yang disampaikan di antaranya Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan.

Para mahasiswa Prodi PGSD sangat antusias mengikuti kuliah lapangan ini. Hal ini terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta kepada pemateri. Secara bergantian para pemateri menjawab pertanyaan yang diajukan peserta.
“Jadilah kalian Pembina Pramuka yang menyenangkan dan inovatif,” pesan Kak Suraji mengakhiri materinya.
Kuliah lapangan ini dilakukan dalam 2 tahap, yakni teori (klasikal) dan praktik membina Pramuka Siaga dan Penggalang bertempat di halaman kantor Kwarda DIY.
Pada tahap praktik membina Pramuka Siaga, kegiatan dipandu oleh Kak Suraji dan Kak Zaelani, sedangkan untuk praktik membina Pramuka Penggalang dipandu oleh Kak Agus Margunaji dan Kak Th. Sumarsih.

Para mahasiswa diberikan materi tentang dinamika kelompok, permainan, gerak dan lagu, serta pengenalan bentuk barisan upacara. Dalam praktik membina ini para peserta diajak menjadi Pramuka Siaga dan Penggalang serta mengetahui cara membina yang dipraktikkan oleh Pelatih.
Kuliah lapangan diakhiri dengan penyerahan cenderamata oleh asisten dosen pengampu, perwakilan Prodi PGSD UNU kepada Kwarda DIY yang diterima oleh Waka Binawasa dan dilanjutkan dengan foto bersama Pelatih dan mahasiswa PGSD UNU.



























