YOGYAKARTA — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) turut hadir dalam Grand Launching Lokalogi, Kelompok Minat yang dibentuk oleh Pramuka Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk kepedulian lingkungan, Rabu, 5 Juni 2024.
Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pramuka UGM melaksanakan Grand Launching Lokalogi dengan mengundang unsur kwartir, penegak/pandega, serta pewakilan Dewan Saka Kalpataru se-DIY bertempat di Hall Gedung Pusat Balairung UGM.
LokaLogi Menjadi wadah untuk internal anggota dalam belajar bersama tentang isu lingkungan, reka ini juga bergerak mengampanyekan kesadaran di luar organisasi, salah satu aksinya baru-baru ini adalah Event Waste Management (EWM).
Kwarda DIY diwakili oleh Kak E. Pramusinto, Andalan Daerah Urusan Pembinaan Anggota Muda, Kompetisi, dan Daya Saing. Pihaknya mengapresiasi adanya LokaLogi ini.
“Sebuah langkah berani yang patut dicontoh dan diikuti oleh anggota pramuka, khususnya para Penegak dan Pandega,” ujar Kak Pramusinto.

Kak Abiyyi Yahya Hakim, salah satu inisiator Lokalogi dalam keterangan yang disampaikan sebelumnya menyebutkan bahwa reka ini sudah diinisiasi sejak tahun lalu, diawali dengan dibentuknya Kelompok Kerja (Pokja).
Ia mengungkapkan bahwa penerapan di internal Pramuka UGM (kelola sampah acara internal, kurangi plastik sekali pakai) sudah dimulai sejak 2022.
“Kalo peresmian reka-nya baru tahun ini,” ujar Kak Abiyyi.
Lebih lanjut Kak Abiyyi juga berharap bisa melakukan aksi pada agenda-agenda Kwarda yang bisa terjangkau (dalam arti tidak terlalu besar). Tentu sesuai dengan kemampuan anggota lokalogi yang saat ini baru beberapa orang.
Agenda diawali dengan sambutan Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa, sambutan Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa, sambutan Direktorat Kemahasiswaan, Simbolisasi Peresmian Lokalogi, Pemaparan dan Pengenalan Lokalogi, Foto bersama, dan penutupan. (cst)



























