YOGYAKARTA — Setelah berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, Kemah Pramuka Istimewa Tahun 2025 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) resmi ditutup pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Perkemahan yang diikuti oleh 279 peserta dari golongan Penggalang dan Penegak se-DIY ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Suasana penutupan berlangsung khidmat. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Kwarda DIY, Kak GKR Mangkubumi dan para jajaran Wakil Ketua Kwarda DIY, serta Andalan Daerah yang memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini.
Ketua Panitia, Kak Agung Udayana, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan. Pihaknya berharap semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi perjalanan peserta ke depannya.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kemah dapat terlaksana dengan baik. Semua peserta dalam keadaan sehat walafiat, dan semoga pengalaman di sini dapat menjadi bekal yang berharga dalam perjalanan kepramukaan mereka,” ujarnya.
Kegiatan resmi ditutup oleh Kak GKR Mangkubumi. Dalam amanatnya, Ketua Kwarda DIY memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan jajaran yang terlibat, serta juga menekankan sebagai pramuka perlu tahu dan bisa melakukan aktivitas-aktivitas budaya dalam keseharian.
Pelepasan tanda peserta oleh Kak GKR Mangkubumi menjadi prosesi simbolis penutupan kegiatan secara resmi. Hal tersebut juga menjadi akhir dari perkemahan yang berlangsung sejak Kamis, 28 Agustus 2025 dengan berbagai aktivitas menarik yang sarat akan budaya.
Rangkaian upacara penutupan kemudian ditutup dengan doa bersama, meninggalkan suasana haru sekaligus kebanggaan. Para peserta pun pulang dengan membawa banyak kenangan, pengalaman, dan semangat baru untuk terus mengabdi melalui Gerakan Pramuka.



























