JAKARTA — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka Tahun 2024 berlangsung mulai 24 sampai dengan 26 April 2024 di Taman Rekreasi Wiladatik (TRW) Cibubur, Jakarta.
Kegiatan secara resmi telah ditutup oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso pada hari Jumat (26/4/2024) pagi dengan diterimanya seluruh rekomendasi dari masing-masing kelompok yang telah bersidang.
Adapun rekomendasi-rekomendasi yang dihasilkan pada Rakernas tahun 2024 adalah sebagai berikut,
REKOMENDASI KELOMPOK 1
- Membangun solidaritas dan team work yang kuat, merapatkan barisan untuk bahu membahu antara Kwarnas dan Kwarda, demi kemajuan Gerakan Pramuka dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
- Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka sudah kurang relevan, perlu diadakan revisi
- Perlunya Revitalisasi dan Re-Engineering terhadap keterbatasan SDM maupun kekurangan Sumber Daya lainnya
- Aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas untuk menopang tata kelola organisasi
- KTA ditandatangani Ketua Kwartir Nasional
- Perlunya Revisi Permendikbudristek Nomor: 12 tahun 2024
- Segera pembentukan Pokja revisi regulasi, kurikulum, dan lainnya
- Pembentukan Tim Aset.
REKOMENDASI KELOMPOK 2
- Perubahan UU no. 12 tahun 2010 yang selama ini telah dilakukan koordnisai dengan Kemenpora agar dapat segera dituntaskan melalui:
- Pembentukan pokja yang melibatkan unsur Kwarnas dan Kwarda.
- Menghimpuntokoh-tokoh pramuka yang menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam suatu Kaukus untuk mengawal proses perubahan UU serta untuk mengupayakan percepatan pembahasan yang saat ini masih dalam urutan no. 98 Prolegnas.
- Memanfaatkan momentum Permendikbud Ristek dengan mengelola opini publik yang memihak kepada Gerakan Pramuka.
- Review dan harmonisasi Jukran yang telah menjadi prioritas bagi kita semua agar dapat diselesaikan pada tahun pertama masa bakti Kwarnas 2023-2028 dengan diarahkan pada penyederhanaan/klusterisasi yang meliputi: Organisasi/administrasi termasuk pendataan.
- Pembinaan anggota muda.
- Pengelolaan orang dewasa.
- Penyelenggaraan kegiatan.
- Untuk menunjang pendataan anggota Gerakan Pramuka secara nasional melalui penataan kartu tanda anggota (KTA) nasional perlu ditetapkan tersendiri pengaturannya dalam sebuah Jukran.
- Memperhatikan pedoman SPPP, agar masing-masing tingkatan kwartir menyelenggarakan rapat kerja yang pelaksanaannya mengikuti jadwal Musrenbang di masing-masing tingkatan pemerintahan.
- Perlunya menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan utamanya pihak pemerintah melalui rapat konsultasi Mabi setiap tahunnya.
- Satuan karya pramuka mempunyai peran strategis dalam pembinaan pramuka penegak dan pramuka pandega yang siap untuk memasuki lapangan kerja, untuk itu perlu ditingkatkan koordinasi satuan karya melalui:
- Penataan organisasi/reorganisasi pimpinan satuan karya pramuka tingkat nasional.
- Menyelenggarakan rapat-rapat koordinasi setiap tahunnya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas program kegiatan saka yang mengarah kepada kompetensi/ketrampilan yang tersertifikasi.
- Dalam penyusunan Struktur Organisasi dan Tata Kerja agar mengikuti AD/ART Gerakan Pramuka hasil Munas 2023 agar dicapai pengelolaan organisasi yang efektif dan efisien.
REKOMENDASI KELOMPOK 3
- Bidang Pembinaan Anggota Dewasa : Melakukan Pembentukan Badan Akreditasi dan Sertifikasi Tenaga Pendidik Kepramukaan agar segera direalisasikan
- Bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup
- Membuat program kegiatan napak tilas bencana, dengan mengingat kejadian tsunami Aceh, serta memasukkan isu-isu tentang tsunami
- Membuat video simulasi bencana alam, kemudian disebarkan di media sosial
- Bidang Kehumasan dan Informasi : Membuat jaring pewarta di setiap tingkatan wilayah
- Bidang Saka, Sako, dan Gugusdarma
- Dalam program Rapat Kordinasi Pinsaka Nasional melibatkan Kementrian dan pengampu masing-masing Satuan Karya
- Melakukan Rapat Kordinasi dengan masing-masing Pimpinan SAKA dan Majelis Pembimbing SAKA untuk membahas penyelenggaraan Organisasi Satuan Karya (persoalan pendanaan dan tata kelola organisasi)
- Bidang Bela Negara dan Mental Spiritual
- Pelaksanaan Kemah Bakti sesuai dengan zona waktu Indonesia:
- WIB (Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, Lampung, Aceh) pada bulan Oktober 2024
- WITA (Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan) pada bulan September 2024
- WIT (Papua Barat Daya, Papua Selatan) pada bulan Mei 2024
- Optimalisasi kerjasama dengan Satuan Karya dan lembaga terkait
- Pendampingan mental spiritual pada setiap kegiatan Kwartir Nasional
- Penguatan mental spiritual pada peserta didik dan anggota dewasa
- Penerbitan jukran Bela Negara dan Mental Spiritual
- Rapat Kordinasi Teknis Satuan Karya
- Pelaksanaan Kemah Bakti sesuai dengan zona waktu Indonesia:
- Bidang Pembinaan Anggota Muda
- Melaksanakan kegiatan yang operasional dan profesional untuk Pramuka Garuda
- Review SKU dan SKK dilaksanakan pada tahun 2024 dengan melakukan pembahasan SKU dan SKK untuk Pramuka Berkebutuhan Khusus
- Pada kegiatan Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) Nasional, salah satu persyaratan peserta merupakan Pramuka Garuda
- Mengusulkan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sebagai tempat penyelenggaraan Rapat Kordinasi Nasional Bina Muda pada tahun 2024
- Menerima Program Kerja DKN hasil Sidang Paripurna Nasional tahun 2024 sebagai program Kwartir Nasional
Dalam penutupan Rakernas, Ketua Kwarnas mengajak agar menjadikan masukan dan arahan yang ada sebagai bahan untuk semakin memperbaiki dan meningkatkan mutu Gerakan Pramuka.
Pihaknya menegaskan bahwa hasil rakernas ini merupakan keputusan bersama dan menjadi komitmen agar bisa dijalankan dengan konsisten dan konsekuen. Program-program kerja Pramuka yang telah disusun bisa dilaksanakan semaksimal mungkin dengan target dan indikator yang jelas dan terukur. (cst)



























