YOGYAKARTA — Hari pertama monitoring aksi Karya Bakti Lebaran (KBL) 2025, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) melaksanakan kunjungan ke lima pos pengamanan, Kamis, 27 Maret 2025.
Kelima pos KBL 2025 tersebut adalah Pos Tempel, Sleman; Pos Jembatan Timbang Kulwaru, Kulon Progo; Pos Argosari-Sedayu,Sleman; Pos BTB salamrejo, Sentolo, Kulon Progo; dan Pos Srandakan, Bantul.
Kunjungan dipimpin oleh Sekretaris I Kwarda DIY Kak Sri Budoyo, diikuti oleh unsur pimpinan Kwarda, Andalan Daerah, perwakilan Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung, serta Staf Kwarda.
Berangkat dari Kwarda DIY pada pukul 08.00, rute kunjungan dimulai dari Pos Tempel, dilanjutkan ke Pos Jembatan Timbang Kulwaru, kemudian ke Pos Argosari Sedayu, Pos BTB Salamrejo, Sentolo, serta terakhir ke Pos Srandakan, Bantul.
Dalam pernyataannya, Kak Sri Budoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi Gerakan Pramuka dengan berbagai mitra, untuk membantu kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus mudik lebaran 2025.

Pihaknya menyampaikan terimakasih kepada seluruh petugas Aksi KBL 2025 yang telah tersebar di pos-pos pengamanan, dan berharap seluruh rangkaian tugas dapat berjalan lancar.
“Kepada para pramuka petugas KBL 2025, mari bersama-sama melakukan pengamanan mudik lebaran, selamat melaksanakan tugas,” ujarnya.
Dalam kesempatan kunjungan monitoring ini, rombongan Kwarda DIY juga berbarengan dengan tim dari PMI DIY yang juga melaksanakan pemantauan serupa.
Selain menyapa dan memberikan semangat kepada para petugas Aksi KBL 2025 di masing-masing pos, Kwarda DIY juga menyerahkan bingkisan khusus untuk mereka.
Diketahui bahwa Kwarda DIY menjadwalkan kunjungan monitoring selama tiga hari. Hari Kedua, Jumat 28 Maret 2025 akan melakukan kunjungan ke 3 pos, yaitu Pos Tugu Pal Putih, Pos Teteg Stasiun Tugu, dan Pos Seyegan.
Kemudian untuk hari ketiga monitoring, Sabtu, 29 Maret 2025, Kwarda DIY akan melakukan monitoring Aksi KBL 2025 di wilayah Kwartir Cabang Gunungkidul. (cst)



























