YOGYAKARTA — Dalam komitmennya meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan dan memperluas wawasan konservasi, Dewan Ambalan Moh. Hatta – R.A. Kartini Gerakan Pramuka SMA UII Yogyakarta berinisiatif menghadirkan tim spesialis Pendopo Crew.
Kegiatan ini berfokus pada Edukasi Satwa Reptil yang diselenggarakan pada malam hari di Botanical Smartpark SMA UII Yogyakarta pada Sabtu, 22 November 2025 mulai pukul 19.30 WIB.
Agenda ini bertujuan membekali anggota Ambalan dengan pengetahuan mendalam mengenai identifikasi reptil dan teknik penanganan konflik satwa liar, khususnya ular berbisa, sebagai upaya melawan asumsi keliru di masyarakat.
Kak Rizky dan Kak Daniel, sebagai pembicara dari Pendopo Crew, menjelaskan bahwa waktu pelaksanaan yang malam hari dipilih secara sengaja untuk mensimulasikan kondisi riil di mana banyak jenis ular, termasuk jenis berbisa tinggi seperti Welang (Bungarus candidus), menjadi lebih aktif.
“Siswa SMA UII perlu bekal pengetahuan yang mendalam. Kami membawa 19 jenis ular untuk latihan identifikasi. Fokus kami adalah bagaimana mereka bisa mengidentifikasi ular berbisa seperti Welang dan Cincin Perak dalam kondisi minim cahaya, serta langkah pertolongan pertama yang benar,” jelas Kak Rizky.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi atas usahanya dalam melawan stigma negatif masyarakat terhadap ular. Kak Yoga Arif, Pembina Gugus Depan SMA UII Yogyakarta, menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk memperluas perspektif siswa mengenai konservasi satwa liar.
“Kami mengapresiasi kolaborasi ini. Ini adalah cara efektif untuk memperluas pengetahuan siswa SMA, khususnya mengenai satwa liar seperti ular. Mayoritas ular tidak berbisa, dan dengan edukasi langsung ini, siswa belajar membedakan, mengurangi konflik, dan turut serta dalam konservasi,” ujar Kak Yoga Arif.
Pelaksanaan acara di Botanical Smartpark SMA UII memungkinkan anggota Dewan Ambalan lebih dekat dengan alam terbuka, sehingga pengetahuan tentang reptil dan konservasi dapat diterapkan secara kontekstual di lingkungan mereka sendiri. Antusiasme anggota Dewan Ambalan SMA UII sangat tinggi.
Menurut Kak Mahfuzh, Ketua Gugus Depan SMA UII Yogyakarta, kegiatan ini adalah bukti komitmen generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan dan konservasi yang dimulai dari lingkungan sekitar mereka.



























