YOGYAKARTA — Selain rumah tangga, kegiatan pramuka juga bisa menyumbang sampah yang cukup banyak. Setiap kegiatan pramuka kita pasti selalu menimbulkan sampah.
Pada saat berkegiatan, kita selalu menimbulkan sampah sekali pakai, seperti pembungkus makanan, gelas minuman, dan lain sebagainya.
Sampah-sampah tersebut sulit kita hindari, tetapi dapat kita kurangi. Seperti pada saat kegiatan kita selalu membawa alat makan dan tumbler guna ulang. Maka dengan cara itu kita dapat mengurangi sampah yang kita hasilkan.
Maka dari itu diharapkan kepada anggota pramuka setiap berkegiatan minimal selalu membawa wadah guna ulang, kalau belum terbiasa memang cukup rumit karna kita harus nenteng wadah makan setiap kita mau makan ataupun mau jajan.
Karena ketika kita masih memakai wadah sekali pakai dan itu akan menjadi sampah jika sampah itu tidak terkelola dengan baik yang nantinya akan menjadi penumpukan di tempat pembuangan akhir.
Apabila ini terus dilakukan secara berulang maka sampah-sampah yang berada di tempat pembuangan akhir akan semakin banyak, jika tempat pembuangan akhir sudah tidak bisa menampung lagi maka akan ditutup, dan akhirnya kita akan kesulitan membuang sampah.
Mulai saat ini dan dimulai dari diri kita sendiri bahwa setiap kita berkegiatan kita harus menerapkan prinsip gunakan wadah guna ulang untuk mengurangi sampah yang kita hasilkan.
Karena jika bukan diri kita yang mulai maka siapa lagi, karena kita sebagai anggota pramuka yang berpedoman dengan dasa darma yang dimana salah satu poinnya “cinta alam dan kasih sayang sesama manusia” maka dari itu kita harus bisa jadi contoh teman kita dan masyarakat lainnya.
Fr. Yusuf



























