KULON PROGO — Dewan Racana Raden Mas Singlon – Nyi Ageng Serang Gugus Depan Pangkalan IKIP PGRI Wates masa bakti 2025-2026 resmi dilantik, Jumat, 19 Desember 2025 siang.
Bertempat di Aula IKIP PGRI Wates, Kulon Progo, Pelantikan Dewan Racana XI ini mengusung tema dari janji menjadi aksi, dari aksi menjadi bakti. Kegiatan ini dihadiri pula oleh sahabat OKTP perwakilan DPM, BEM, UKM, dan HIMA IKIP PGRI Wates serta Pembina.
Pelantikan ini menjadi bagian Program Kerja Tahunan Racana dengan tujuan untuk memberikan legalitas formal serta meneguhkan komitmen para anggota Pramuka Pandega dalam mengemban amanah pembinaan di tingkat perguruan tinggi.
Melalui prosesi tanya jawab pelantikan dan pengucapan Tri Satya, para pengurus secara resmi menyatakan kesiapannya untuk mendarmabaktikan ilmu serta keterampilannya demi kemajuan gugus depan dan masyarakat luas.
Selain sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan pelantikan ini berfungsi untuk memperkuat jati diri pramuka yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menjadi kader pemimpin bangsa yang selaras dengan nilai-nilai kepanduan.
Kak Jumarin, Dosen FKIP IKIP PGRI Wates, sekaligus pembina satuan memimpin jalannya pelantikan. Ia kemudian menyampaikan sambutannya dan menekankan bahwa pentingnya bekal keterampilan kepanduan bagi calon guru di masa mendatang.
“Bagi calon guru, kepramukaan bukan kegiatan tambahan, melainkan bekal utama. Di sanalah integritas, empati, dan tanggung jawab dilatih—nilai-nilai yang kelak hidup di ruang kelas dan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Agenda pelantikan dewan racana ini kemudian dirangkai dengan pelantikan 4 calon pandega dari anggota racana. Terhitung kini Racana Raden Mas Singlon – Nyi Ageng Serang telah memiliki 12 pandega baik dari purna dengan dan dewan racana baru.
Pelantikan pandega ini dilaksanakan di akhir dan disaksikan oleh pembina serta dewan racana yang telah dilantik, sebagai bentuk semangat dan motivasi agar dapat mencetak dan melahirkan pandega yang lebih banyak.
Dalam kesempatan tersebut juga turut hadir Kak Harminto, pembina harian yang memberikan apresiasi kepada pandega muda terlantik.
“Pelantikan Pandega hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengukuhan komitmen untuk mengabdi dengan integritas, kepemimpinan, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Dengan semangat, kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan untuk membentuk kader kepanduan yang adaptif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan era modern.



























