VARANASI, INDIA — Transformative Capacity Building Program for Educators di Varanasi-India resmi dibuka hari ini, Senin, 17 Maret 2025 pukul 10 waktu setempat.
Kegiatan yang diikuti oleh 60 peserta dari 19 negara, termasuk dari Indonesia tersebut dibuka oleh Dr. Obijiofor Aginam Director of UNESCO Mahatma Gandhi Institute of Education for Peace (MGIEP).
Dalam sambutannya, Aginam menyampaikan bahwa pendidikan merupakan proses yang hidup, bukan proses mekanis. Ia menegaskan bahwa program ini akan memastikan bahwa kita sebagai pendidik tidak hanya dapat mendidik siswa, tetapi juga membantu mereka untuk menjadi manusia yang lebih baik,
Sebagaimana diketahui bahwa program ini terselenggara berkat kerjasama Inter-University Centre for Teacher Education (IUCTE), BHU, Varanasi, in collaboration with UNESCO MGIEP, New Delhi, and the Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) programme of the Ministry of External Affairs, Govt. of India.

Delegasi dari Indonesia, dalam hal ini dari perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Kak Afira Dinda Aningtyas dari unsur Pembina Pramuka, serta guru dari SMP Negeri 7 Yogyakarta yaitu Kak Yudi Biantoro.
Usai dibuka secara resmi, kegiatan dilanjutkan denagn paparan dari dua pembicara utama yaitu Prof. Prem Narayan Singh Direktur IUCTE, Varanasi dan Dr. Satyajit Pradhan Direktur, MPMMCC, Varanasi.

Setidaknya dua pembicara ini menyampaikan pemikirannya yang mengajak para peserta untuk bagaimana belajar, menjelajahi ilmu pengetahuan tentang pembelajaran, serta menemukan seni sebagai lensa perspektif yang unik.
Kegiatan akan berlangsung hingga Senin, 24 Maret 2025. Beberapa yang dipelajari antara lain teknik-teknik untuk menumbuhkan kecerdasan emosional, ketahanan, dan empati pada anak usia 3-8 tahun, yang akan menjadi dasar yang kuat untuk perkembangan holistik mereka.
Kemudian kegiatan ini juga mencetak The Digital Educator: A Primer in Digital Pedagogy. Program ini membekali para pendidik dengan keterampilan dan alat untuk mengintegrasikan teknologi secara efektif ke dalam pengajaran, meningkatkan keterlibatan, dan hasil pembelajaran dengan menggunakan desain universal untuk pembelajaran. (cst)


























