SLEMAN — Kak Danang Maharsa, Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Sleman membuka Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) XL tahun 2025 di Lapangan Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman pada Minggu, 28 Desember 2025.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kegiatan rutin tahunan Kwarcab Sleman, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda Pramuka agar siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sleman tersebut menekankan pentingnya nilai-nilai kepramukaan yang ditanamkan melalui kegiatan Barata.
“Barata ini melatih rasa kebersamaan, gotong royong, kerja sama, dan pantang menyerah yang nantinya akan menjadi pribadi yang kuat dan menjadi salah satu ciri khas Pramuka yang saat ini harus kita edukasi dan nanti ke depannya siap akan tantangan zaman,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Kak Danang juga ingin mempertegas bahwa Barata Sleman ke-40 dirancang tidak hanya untuk menguji ketahanan fisik peserta melalui kegiatan pengembaraan, tetapi juga membentuk sikap mental, karakter, serta kemampuan bekerja sama yang menjadi bekal penting bagi generasi muda.

Secara resmi Kak Danang Maharsa membuka Barata Sleman ke-40 dengan memukul gong, menyerahkan kembali tunggul dan piala bergilir dari pelaksanaan Barata sebelumnya, sebagai penanda dimulainya kembali semangat berprestasi.
Diketahui bahwa Barata Sleman ke-40 ini diikuti oleh 37 pangkalan dengan total 83 sangga dari berbagai gugus depan di wilayah Kwartir Cabang Sleman.

Barata Sleman ke-40 mengusung tema “Jelajah Bhumi Medang” dengan jargon “Gumlegar, Gugah Semangat Jelajah Mataram”, yang menekankan nilai pengembaraan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap sejarah dan budaya lokal.
Seluruh rangkaian upacara pembukaan berlangsung tertib dan lancar berkat pendampingan Sangga Kerja. Melalui kegiatan Barata Sleman ke-40 ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman pengembaraan, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kepramukaan sebagai bekal menghadapi dinamika dan perkembangan zaman.



























