KULON PROGO — Anggota Gugus Depan Pangkalan SMK Negeri 1 Girimulyo mendapatkan materi tentang Pramuka Istimewa dari Kak Abdul Hamid Tarwaca, pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kulon Progo, Senin, 10 November 2025.
Bertempat di Rest Area Kembang Tebu, kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran baru bagi peserta untuk memahami lebih dalam tentang makna dan tujuan Pramuka Istimewa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam penyampaiannya, Kak Tarwaca menjelaskan bahwa Pramuka Istimewa bukan hanya sekadar kegiatan tambahan dalam kepramukaan, tetapi merupakan program khusus yang mengintegrasikan kemampuan umum kepramukaan dengan nilai-nilai kearifan lokal khas Yogyakarta.
Melalui program ini, seorang Pramuka diajak untuk tidak hanya mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma, tetapi juga memiliki kompetensi budaya, bahasa, seni, teknologi sederhana, hingga memahami mata pencaharian tradisional di masyarakat.
Peserta yang merupakan golongan penegak tersebut juga diajak untuk mengenal berbagai kecakapan yang menjadi ciri khas Pramuka Istimewa.
Beberapa kecakapan tersebut di antaranya adalah kemampuan mengenali dan menyebutkan berbagai kegiatan budaya istimewa di lingkungan Yogyakarta, memahami nilai religius yang terkandung di dalamnya, serta menunjukkan sikap tenggang rasa dan empati terhadap sesama.
Selain itu, peserta juga perlu memahami perbedaan kegiatan adat seperti upacara kelahiran, pernikahan, hingga kematian, serta mengenali beragam bentuk mata pencaharian dan tradisi masyarakat setempat.
Kak Tarwaca juga memberikan contoh tarian khas, tembang jawa, dan lainnya yang merupakan budaya Yogyakarta. Selain itu, ia juga memberikan contoh lain yang dapat ditempuh dalam ujian Syarat Kecakapan Pramuka Istimewa (SKPI).
Antara lain menulis dan membaca huruf Jawa beserta pasangannya, membuat geguritan atau berpidato dalam bahasa Jawa, serta mengidentifikasi alat pertanian, transportasi, dan kesenian tradisional.
Melalui kegiatan ini, Kak Tarwaca juga mengajak para peserta untuk tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didorong untuk dapat menempuh kecakapan pramuka istimewa.
Kegiatan pengenalan ini menjadi langkah awal bagi SMK Negeri 1 Girimulyo untuk memperkuat pendidikan karakter dan kearifan lokal melalui Gerakan Pramuka.



























