YOGYAKARTA — Puluhan peserta yang merupakan Pramuka Peduli Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Penguatan Kompetensi Manajemen Kedaruratan Bencana yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai Jumat (20/12/2019) hingga Minggu (22/12/2019) di Edo Hotel Komplek SMK Negeri 4 Yogyakarta tersebut dibuka oleh Kak Suryo Aji selaku Sekretaris Kwarda DIY mewakili Ketua Kwarda.
Sedikitnya ada 45 peserta yang berasal dari 5 cabang di wilayah Kwarda DIY dan 15 peserta dari unsur Kwarda yang terdiri dari Badan Pengabdian Masyarakat, Staf, serta Dewan Kerja Daerah.
Adapun berbagai materi yang disampaikan kepada peserta dalam agenda ini di antaranya, Kebijakan Kwarda DIY terkait Penguatan Peran Pramuka Peduli di DIY, Manajemen Kedaruratan, Kelembagaan dan SOP Pramuka Peduli, Kerelawanan Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal, dan Satuan Pendidikan Aman Bencana berbasis Gugusdepan.
Selain itu, materi yang disuguhkan oleh para praktisi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY, Palang Merah DIY, Taruna Siaga Bencana DIY, dan Yakkum Emergency Unit, adalah Struktur Komando Penanganan Darurat Bencana dan Manajemen Barak Pengungsian.

Peserta juga aktif dilibatkan dalam simulasi praktik barak pengungsian serta psikososial. Untuk lebih mempertajam penguasaan materi, peserta dibuatkan Focus Group Discussion (FGD) perumusan konsep peningkatan sinergisitas wadah pembinaan pramuka peduli Kwarda DIY beserta SOPnya.
Hari terakhir, seluruh peserta diberikan waktu untuk melakukan Simulasi Manajemen Kedaruratan dilanjutkan dengan pembahasan Rencana Tindak Lanjut kegiatan Pramuka Peduli tingkat Kwarcab serta Revitalisasi dan Penguatan Pramuka Peduli Kwarda DIY secara umum. (fgp/cst)


























