SLEMAN — Pengembaraan Desember Tradisional (PDT) ke-54 pada hari ketiga ditutup dengan adanya kegiatan Expo Saka yang dilaksanakan dengan penuh semangat di SMA Negeri 2 Ngaglik, Sabtu, 20 Desember 2025.
Kegiatan ini bertujuan agar para peserta dapat mengeksplorasi saka apa aja yang ada di Kota Yogyakarta dan dapat menggali minat dan bakat.
Expo saka ini menghadirkan beberapa saka seperti Saka Bhayangkara, Saka Bakti Husada, Saka Widya Budaya Bakti, Saka Bahari, Saka Pariwisata, Saka Wirausaha, dan Saka POM.
Peserta datang secara bergantian, lalu mendengarkan penjelasan satuan karya tersebut, setelah itu peserta diwajibkan untuk bertanya agar dapat mendapatkan stiker sudah mengunjungi satuan karya tersebut.

Saka Bahari merupakan saka yang bergerak di bidang kebaharian, kelautan, dan kemaritiman menyuguhkan beberapa contoh produk olahan yang kaya akan nutrisi dan vitamin serta dapat menghasilkan.
Saka Widya Budaya Bakti menjadi wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta bakat di bidang pendidikan, kebudayaan, seni, dan tradisi. Stand menyuguhkan permainan tradisional yang pastinya dapat menggambarkan kebudayaan Yogyakarta.
Saka pariwisata merupakan saka yang bergerak di bidang kepariwisataan. Dalam expo saka kali ini, mereka berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata menginformasikan potensi-potensi wisata di Kota Yogyakarta.
Kemudian Saka POM, merupakan saka yang bergerak di bidang bergerak di bidang pengawasan makanan dan obat dan di stand ini terdapat pula contoh uji cobanya.

Selanjutnya Saka Bhayangkara dibina oleh Polri untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis anggota Pramuka (Penegak dan Pandega) di bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), mencakup hukum, lalu lintas, dan pencegahan bahaya, membentuk generasi muda berkarakter pelopor keselamatan, kedisiplinan, dan ketertiban.
Stand Saka Bakti Husada terdapat informasi berkaitan dengan kesehatan perjalanan atau penjelajahan dan cara mengatasi jika terkena suatu penyakit.
Saka ini menjadi wadah bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan praktis, dan pengalaman dalam kesehatan seperti lingkungan sehat, gizi, obat, dan PHBS, dengan tujuan menciptakan kader pembangunan kesehatan yang dapat mengabdi pada masyarakat.
Sementara itu Saka Wirausaha yang merupakan salah satu rintisan saka di Yogyakarta, merupakan saka yang bergerak di bidang kewirausahaan. Saka ini berupaya untuk mencetak wirausaha-wirausaha muda di Yogyakarta.
Expo Saka yang merupakan rangkaian agenda PDT 54 ini berlangsung dengan tertib. Selain mendengarkan penjelasan-penjelasan di stand, para peserta juga aktif bertanya.



























