YOGYAKARTA — Dewan Kerja Penegak dan Pandega tingkat Cabang (DKC) Kota Yogyakarta merilis Logo resmi Pengembaraan Desember Tradisional (PDT) ke-54 tahun 2025.
Kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 sampai dengan 22 Desember 2025 ini mengusung tema Jejak Peradaban Mataram Kuno dengan motto Satyaku, Ku Dharmakan, Dharmaku, Ku Baktikan dan Slogan Mataram Kuno : Saatnya Sejarah Bersatu dengan Alam.
Berikut Makna Logo PDT-54
- Lambang WOSM dan Tunas Kelapa di dalam logo melambangkan bahwa kegiatan Pengembaraan Desember Tradisional merupakan kegiatan Kepanduan (Gerakan Pramuka).
- Warna monokromatik dari biru pirus adalah gabungan sifat tenang dari biru dan energi dari hijau. Bermakna ketenangan dan memberikan suasana menenangkan, damai, dan sejuk yang berkaitan erat dengan slogan dari PDT 54.
- Gambar ilustrasi candi bermakna filosofis yaitu melambangkan alam semesta dari perjalanan kehidupan manusia yang bertahap serta berjenjang untuk bisa mencapai pencerahan.
- Ilustrasi gunung merupakan bentuk dari Gunung Merapi yang dalam mitologi Jawa, Gunung Merapi melambangkan kekuatan alam yang luar biasa dan keberadaan Gunung Merapi di ujung utara Sumbu Kosmologis menunjukan hubungan vertikal antara manusia dan Tuhan, di mana manusia harus menjaga keseimbangan dan harmoni dengan alam dan Sang Pencipta.
- Garis lengkung dalam logo menggambarkan koneksi serta interaksi juga memberikan kesan ramah dan dinamis.
- Bentuk lingkaran pada latar belakang mengartikan kesatuan, keutuhan, dan tanda kesinambungan.
- Tulisan “Pengembaraan Desember Tradisional Ke-54” adalah tanda bahwa kegiatan Pengembaraan Desember Tradisional kali ini merupakan pelaksanaan pengembaraan ke-54 kali
- Tulisan “Kerajaan Mataram Kuno di Daerah Istimewa Yogyakarta” adalah nama rute yang diambil pada Pengembaraan Desember Tradisional kali ini.
(cst)
Kirim berita atau artikel tentang kepramukaan melalui tautan berikut 👉 Kirim Berita



























