YOGYAKARTA — Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY), Kak GKR Mangkubumi, hadir sekaligus membuka Pioneer (Program for International Orientation and New-student Empowerment to Enhance Readiness) yang diselenggarakan oleh Office of International Affairs (OIA) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Bertempat di Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Sabtu, 30 Agustus 2025, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya dan kesenian Yogyakarta kepada para mahasiswa internasional UGM.
Kak GKR Mangkubumi menyambut hangat para mahasiswa internasional UGM di Bumi Perkemahan yang dikelola oleh Kwarda DIY dengan berbagai potensinya.
“Kami berharap kerja sama antara Kwarda dan UGM dapat terus berlanjut, terutama dalam memperkenalkan budaya Yogyakarta,” ujarnya.
Lebih lanjut pihaknya juga mengajak para mahasiswa internasional UGM untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kepramukaan di DIY.
Sebelumnya, Kepala OIA UGM, Kak Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si., M.S., Ph.D., menyampaikan terima kasih atas kolaborasi antara UGM dengan Kwarda DIY dan Keraton Yogyakarta.
“Kami berharap para mahasiswa internasional dapat belajar lebih banyak tentang budaya yang ada di Yogyakarta,” kata Tyas.
Acara Pioneer ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, seperti Cultural Sharing Session with the Yogyakarta Palace Representatives dengan tema “World Heritage: Jogjakarta Cosmological Axis.”
Selain itu, para mahasiswa juga berkesempatan mengikuti Workshop Gamelan, Membatik, Jemparingan, dan berbagai dolanan tradisional yang didukung oleh tim sanggar budaya Kwarda DIY.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dikemas dalam sesi Cultural Exchange & Sharing Sessions (CUISHARE) yang membuka ruang bagi pertukaran budaya.



























