SLEMAN — Gugusdepan Pangkalan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta melaksanakan Kemah Bakti 2024 di Teras Merapi dengan semangat, ceria dan penuh makna.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada Jumat (17/05/2024) sampai dengan Sabtu (18/052024). Ambalan Pangeran Diponegoro dan Malahayati mengusung tema “Menikmati Alam, Menebar Kebaikan” dalam Kemah Bakti tahun ini.
Pembina Pramuka SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Kak Bowo Sidarto, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan kemah ini merupakan pengaplikasian dari materi-materi yang sudah dipelajari rutin setiap pekannya.
“Dengan kemah, anak-anak paham arti belajar dari alam, paham arti kolaborasi dan kerjasama tim dalam segala hal. Melalui alam bisa diambil banyak manfaat untuk dipelajari dan anak-anak sangat senang,” ujar Kak Bowo.
Kegiatan mandiri, tertib serta kekompakan tim menjadi prioritas perkemahan ini. Murid-murid menyiapkan segala kebutuhan secara mandiri mulai dari memasak, bersih-bersih, dan sebagainya.
“Team building juga menjadi salah satu kegiatan menarik yang dilakukan oleh anak-anak. Mereka melakukan games, serta perlombaan yang sudah disiapkan oleh kakak Pembina,” tambahnya.
Lomba memasak antar regu adalah salah satu perlombaan yang memeriahkan acara. Bekerja sama secara tim untuk menghasilkan makanan yang lezat serta bagus untuk disajikan menjadi pokok penilaian. Selain itu terdapat lomba pioneering, sandi morse, semaphore, halang rintang, human bridge dan cerdas cermat.
Peserta terlihat sangat senang, terlebih didukung suasana bumi perkemahan yang apik pemandangan alamnya. Menurut Kak Bowo, kemah ini memberikan makna lebih kepada peserta, dimana mereka melakukan kegiatan sosial untuk warga sekitar.
“Kegiatan ini juga disambut sangat baik oleh warga sekitar,” imbuh Kak Bowo.
Peserta Kemah Bakti diberikan kesempatan untuk menebar kebaikan dengan berbagi kepada jamaah masjid sekitar bumi perkemahan.
“Anak-anak dipertemukan dengan takmir dan jamaah masjid untuk menyampaikan bantuan sembako serta dana infaq untuk kebutuhan masjid dan TPA,” kata Kak Bowo.
Di sela-sela kegiatan bersama alam, terdapat juga tambahan ilmu dan materi tentang tanggap bencana, anti bullying dan anti narkoba. Kegiatan malam diramaikan dengan pentas seni serta penyalaan api unggun. Suasana ceria dan meriah menyelimuti dinginnya lereng Merapi.



























