KOTA YOGYAKARTA — Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka merupakan kewajiban bagi siswa, namun menjadi anggota Ambalan merupakan kesukarelaan yang ditandai dengan rekrutmen dan dilaksanakannya PCT (Pengukuhan Calon Tegak) sesuai alur Perjalanan Bakti Peamuka Penegak.
Rekrutmen Ambalan Soedikar (Soedirman – RA. Kartini) yang berpangkalan di SMAN 6 Yogyakarta menghasilkan 49 peserta didik (Tamu Ambalan) yang bersedia bergabung di Ambalan yang kemudian mengikuti PCT pada bulan Oktober 2023 untuk mendapatkan tanda Badge Ambalan dan berganti status menjadi CT (Calon Tegak).
Selanjutnya para CT menempuh SKU baik dalam latihan rutin Pramuka maupun dalam kegiatan sehari-hari termasuk di masyarakat bertemu dengan tokoh masyarakat, mengikuti kerja bakti serta kegiatan sosial, seni budaya dan prakarya lainnya.
Bersyukur dari 49 CT semuanya telah menyelesaikan SKU Penegak Bantara. Maka bertepatan dengan peringatan Hari Bapak Pandu Dunia (BP’s Day / Founder’s Day) dilaksanakan PTB (Pelantikan Penegak Bantara) pada Jumat (23/02/2024).
Namun hanya 41 anak yg dapat mengikuti/dilantik sebagai Penegak Bantara, terdiri dari 10 putra Ambalan Soedirman dan 31 putri Ambalan Kartini.
Kak Eko Sunaryo selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan atas nama Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Ka Mabigus) dalam sambutan pembukaan kegiatan mengingatkan calon penegak yang akan dilantik.
“Adalah pilihan dan serius mengikuti tahapan, sebuah proses yang baik untuk dijadikan fasilitas sarana menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat nusa bangsa negara dan agama,” ujarnya.
Ia pun berpesan agar menjadikan sebuah proses tidak semata pelantikan tetapi juga bentuk pembelajaran kehidupan lebih luas, implementasi dalam kehidupan nyata sebagai pelajar bisa menjadi contoh untuk diri dan lingkungan sekitar.
Kegiatan diawali dengan orientasi peserta terhadap lingkungan dalam hal ini pengamatan sikap / tindakan masyarakat pengguna fasilitas umum di seputar lingkungan pangkalan gugus depan untuk mengingatkan hal tindakan positif yang dapat dicontoh dan tindakan negatif yang harus dihindari yang selanjutnya dipresentasikan kepada pembina.
Pelantikan dilakukan oleh Pembina Ambalan Soedirman, yaitu Kak Fuad, Kak Amin, serta Kak Budi, sedangkan Pembina Ambalan RA. Kartini adalan Kak Telly dan Kak Nurani, serta Pembina Muda kak Yudis dan Kak Thea.
Bertambahnya jumlah penegak Bantara memberikan semangat dan kekuatan baru bagi Ambalan untuk berkarya bagi sekolah, bangsa dan negara ungkap kak Telly selaku Ketua Gugusdepan (koordinator pembina).
Kegiatan PTB diakhiri dengan renungan Baden Powell (BP) untuk memperingati BP’s day dengan membacakan sejarah singkat dan pesan terakhir BP sebagai pengingat kembali apa yang dicita-citakan BP dalam membina kaum muda melalui wadah Scout Movement/gerakan kepanduan. (fdg)



























