SLEMAN — Bupati Sleman Kak Harda Kiswaya secara resmi menutup rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Sleman tahun 2025 yang diselenggarakan di Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang, Sleman, Sabtu, 6 Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Harda sekaligus memberikan arahan langsung kepada Kak Mustadi, Ketua Kwartir Cabang Sleman Masa Bakti 2026–2030 yang baru saja terpilih.
Dalam arahannya, Kak Harda menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab yang dinilai berjalan demokratis dan penuh semangat kebersamaan.
Pihaknya menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda, sehingga keberlanjutan program dan soliditas organisasi perlu dijaga.
Menurutnya, Gerakan Pramuka Sleman harus terus menjadi mitra pemerintah dalam mencetak generasi yang disiplin, berakhlak, dan berjiwa sosial.
“Saya berharap kepengurusan baru dapat bekerja lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman,” tegasnya.
Kepada Ketua Kwarcab terpilih, Kak Harda memberikan sejumlah arahan, antara lain penguatan sistem pembinaan di seluruh kwartir ranting, peningkatan kolaborasi dengan perangkat daerah dan lembaga terkait, serta optimalisasi kontribusi Pramuka dalam kegiatan kemasyarakatan, kebencanaan, dan pemberdayaan pemuda.
Bupati juga menegaskan pentingnya modernisasi tata kelola organisasi, termasuk pemanfaatan teknologi informasi untuk memperluas akses kegiatan pendidikan kepramukaan di Sleman.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan harapan agar kepengurusan Kwarcab Sleman masa bakti 2026–2030 dapat membawa Gerakan Pramuka menuju arah yang lebih maju, profesional, dan berkelanjutan.
Dengan berakhirnya Muscab ini, Kwarcab Sleman siap memasuki periode baru kepemimpinan yang diharapkan mampu memperkuat peran Pramuka dalam pembangunan karakter generasi muda dan pelayanan kepada masyarakat.



























