KOTA YOGYAKARTA — Tuntas sudah rangkaian kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Dasar (KMD) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Ahmad Dahlan (Prodi PGSD USD) Yogyakarta tahun 2024. Kegiatan resmi ditutup pada Minggu (04/02/2024) di Pusdiklatcab Ambarbinangun.
KMD yang digelar sejak 29 Januari 2024 lalu tersebut diikuti oleh 185 peserta dan mengikuti berbagai materi selama 7 hari sebagaimana kurikulum yang disiapkan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Kota Yogyakarta.
Prosesi penutupan kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Prodi PGSD USD Yogyakarta yang menyampaikan bahwa pengetahuan dan ketrampilan selama 7 hari dapat dijadikan sebagai bekal untuk menjadi pembina, sehingga penerapan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan (PDK / MK) tidak salah.
“Karena Pembina sebagai ujung tombak gerakan pramuka, sehingga tidak hanya selembar ijazah, namun ketrampilan dapat dikembangkan di masa datang untuk bekal pramuka,” tegasnya.
Disampaikan secara khusus, laporan pelaksanaan kegiatan kursus oleh Pimpinan Kursus Kak M. Zaelani, S.S., M.A. yang menyampaikan rasa syukur bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai pada 29 Januari 2024 sampai dengan 4 Februari 2024 berjalan dengan baik dan lancar.
Pihaknya berharap, KMD ini dapat memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kepada para peserta dimana diharapkan dapat menjadi Pembina dan pembantu Pembina Pramuka yang sesuai standar yang ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Dilaporkan pula bahwa materi dan metode pembelajaran yang disajikan semuanya dapat diserap dan diikuti oleh peserta dengan antusias, dengan didukung semangat dan tanggungjawab peserta untuk maju dan berkembang.
“Dari 185 peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar yang terdaftar ada 4 peserta dinyatakan ditangguhkan kelulusannya dan 181 peserta dinyatakan lulus dengan baik dan berhak mendapatkan Ijazah Kursus,” ujarnya.
Kak Zaelani juga menyebutkan bahwa KMD ini telah mampu membangun harmonisasi serta sinergitas antara peserta, pelatih, dan panitia.
Disebutkan ada 4 peserta terbaik dalam kursus, yaitu Kak Alhafis Maulvi Safario dari kelas A, Kak Arya Dwi Umbara dari Kelas B, Kak Zahra Arin Luthfany dari Kelas C, dan Kak Rahma Dewi Triwidiastuti dari Kelas D.
Sementara itu, mewakili Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta, Kak Sumarmi, selaku Wakil Ketua Kwarcab Bidang Pembinaan Anggota Dewasa menutup secara resmi rangkaian kegiatan KMD kali ini.
Dalam sambutan penutupannya, Kak Sumarmi berpesan agar para peserta jangan puas hanya dengan selembar ijazah, namun dapat melanjutkan Narakarya 1 dan berkiprah di gugusdepan, baik sebagai pembina atau pembantu pembina pramuka.
“Kreativitas pembina sangat diperlukan untuk menciptakan kegiatan yang menarik serta mengandung pendidikan, sehingga disenangi oleh pramuka,” tegasnya.
Sebagai tanda ditutupkan kursus, dilakukan prosesi penyerahan tunggul kegiatan dari Pimpinan Kursus kepada Kepala Pusdiklatcab Kota Yogyakarta dan dilanjutkan kepada Ketua Kwarcab Kota Yogyakarta.



























