GUNUNGKIDUL — Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Gunungkidul menyelenggarakan Pelantikan Pramuka Garuda dan Pramuka Istimewa pada Kamis, 3 Juli 2025.
Bertempat di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Gunungkidul, prosesi pelantikan dimulai pukul 13.00 WIB dengan Kak Nunuk Setyowati, S.Pd., M.M., Ketua Kwarcab Gunungkidul, sebagai Pembina Upacara.
Setelah melalui proses tantingan, sebanyak 29 Pramuka Golongan Siaga dan 7 Pramuka Golongan Penggalang mengucapkan janji pelantikan Pramuka Garuda.
Pramuka Siaga Garuda yang dilantik berasal dari gugus depan pangkalan SDN Trowono III Saptosari, SDN Gedangklutuk Saptosari, SDN Planjan I Saptosari, SDN Monggol I Saptosari, SDN Jetis I Saptosari, SDN Turunan Panggang, SDN Girisekar Panggang, SDN Bendungan I Karangmojo, dan SDN Karanganom I Karangmojo.

Sementara untuk Pramuka Penggalang Garuda yang dilantik berasal dari gugus depan pangkalan SMP Negeri 1 Saptosari dan SMP Negeri 1 Panggang.
Kemudian mengawali prosesi pelantikan Pramuka Istimewa, dilantunkan tembang Gambuh. Dalam kesempatan tersebut, Kak Nunuk melantik 2 Pramuka Siaga dari gugus depan pangkalan SDN Wonosari I Wonosari dan 23 Pramuka Penggalang dari gugus depan pangkalan SMPN 1 Saptosari menjadi Pramuka Istimewa.
Diketahui bahwa pelantikan Pramuka Garuda dan Pramuka Istimewa di Kwarcab Gunungkidul ini merupakan tahap kedua yang dilaksanakan pada tahun 2025.

Pelantikan tahap pertama dilaksanakan pada 22 Februari 2025 lalu dengan capaian 17 orang Pramuka Istimewa golongan Siaga, 5 orang Pramuka Istimewa golongan Penggalang, dan 39 orang Pramuka Istimewa golongan Penegak dari gugus depan yang diujicobakan. Pramuka Garuda yang dilantik saat itu berjumlah 21 orang.
Sebagai rangkaian tak terpisahkan dari prosesi pelantikan, disematkan lencana Pramuka Garuda dan Pramuka Istimewa kepada para terlantik.
Dalam sambutannya, Kak Nunuk menyampaikan apresiasi kepada anggota yang telah dilantik. Pihaknya menyampaikan Kwarcab Gunungkidul berkomitmen untuk mendukung terwujudnya program Satu Gugus Depan Minimal Satu Garuda (Saguminsaga) dan menjaga kualitas pembinaan anggota Gerakan Pramuka.
Menurut Kak Nunuk, Pramuka Garuda harus mampu dan mau menjadi teladan bagi teman-teman; teladan dalam budi pekerti dan teladan dalam pencapaian kecakapan.
“Pramuka Istimewa harus mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai budaya luhur Daerah Istimewa Yogyakarta,” pesan Kak Nunuk.



























