YOGYAKARTA — Di Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, tampak keceriaan mahasiswa internasional peserta Program for International Orientation and New-student Empowerment to Enhance Readiness – Universitas Gadjah Mada (Pioneer-UGM) ketika mereka berbaur dan bermain dakon, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Dalon merupakan sebuah permainan tradisional Indonesia yang sarat makna. Nampak senyum dan tawa mereka pecah setiap kali biji-biji dakon berpindah dari satu lubang ke lubang lainnya, menciptakan suasana akrab yang melampaui batas bahasa dan budaya.
Permainan sederhana ini ternyata menyimpan nilai edukatif yang dalam. Dakon mengajarkan tentang strategi, kesabaran, sekaligus menghargai proses.
Lebih dari sekadar hiburan, momen ini menjadi sarana memperkenalkan kearifan lokal Nusantara kepada generasi muda dunia, sehingga mereka dapat merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan, aktivitas ini bukan hanya menjadi atraksi yang spektakuler, tetapi juga media pembelajaran lintas budaya.
Tentu saja, melalui dakon, para mahasiswa internasional dapat memahami bahwa permainan tradisional adalah warisan bangsa yang menumbuhkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya.
Selain bermain dakon, para peserta Pioneer UGM juga dikenalkan dengan berbagai budaya khas Yogyakarta seperti Karawitan, Jemparingan, Membatik, dan suasana penuh keakraban di Festival Pramuka Jogja 2025. (cst)



























