YOGYAKARTA — Sangga Pendobrak kode 67 utusan dari Pangkalan MAN 1 Yogyakarta berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara Sangga Pengembara kategori Putra dalam ajang Pengembaraan Desember Tradisional (PDT) ke-54.
Kegiatan tahunan bergengsi dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta ini dilaksanakan selama lima hari 4 malam, pada tanggal 18 sampai dengan 22 Desember 2025.
PDT 54 mengusung tema Kerajaan Mataram Kuno di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menempuh rute bersejarah sepanjang 54 Km yang membelah sudut-sudut ikonik Yogyakarta. Pengembaraan ini menguji ketahanan fisik, ketangkasan kepramukaan, kekompakan tim, hingga wawasan kerajaan yang ada di DIY.
Kak Fahri, perwakilan sangga putra menegaskan bahwa tujuan yang besar tidak bisa diraih dengan usaha yang kecil. Menurutnya, predikat Sangga Pengembara bukan sekadar julukan biasa, tapi bukti dari perjuangan dan konsistensi menghadapi bahkan menyelesaikan tantangan.
Ia menyebutkan bahwa setiap langkah, setiap jarak, sangat berarti. Bukan hanya sebagai ilusi, namun sebuah aksi nyata yang terdefinisi lewat tindakan dan pemikiran.
Lebih lanjut Kak Fahri menyampaikan bahwa Sangga Pengembara bukan tentang siapa yang paling kuat, bukan siapa yang paling hebat, tapi tentang siapa yang paling berani bertindak.
“Penghargaannya diperuntukkan bagi orang-orang yang pantas mendapatkannya, lewat tempaan mental, kerasnya fisik, dan konsistensi tanpa batas,” ujarnya.
Setelah penantian panjang yang diiringi dengan latihan akhirnya perjuangan mereka membuahkan hasil yang membanggakan dengan menjadi sangga pengembara trophy bergilir di PDT54 berhasil dibawa ke pangkalan MAN 1 Yogyakarta.



























