YOGYAKARTA — Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari malam ini, di hari pertama kegiatan, Kamis, 25 September 2025.
Dalam rangkaian kegiatan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Empat (LT-IV) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY), para peserta dari regu putra menampilkan bakat dan kekayaan budaya Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Pentas Budaya.
Giat Prestasi Pentas Budaya ini diikuti oleh seluruh regu putra yang berjumlah 22 regu. Malam pentas seni ini menjadi salah satu mata lomba yang paling dinanti, memberikan ruang bagi para Pramuka Penggalang untuk mengekspresikan kreativitas mereka di luar kegiatan teknis kepramukaan.
Setiap regu putra menunjukkan penampilan terbaik mereka dengan mengangkat berbagai kebudayaan khas DIY. Mulai dari berbagai macam tarian tradisional, penyampaian sejarah lokal dalam bentuk drama tari, hingga penampilan dolanan anak yang dikemas secara apik dan menghibur.

Peserta menampilkan seni budaya daerah sesuai nomor urutnya masing-masing dengan partisipasi anggota diatur oleh pemimpin regu. Dalam waktu maksimal 7 menit, masing-masing regu menampilkan pentas seni yang telah disiapkan.
Adapun kriteria penilaian dari giat prestasi ini antara lain terkait dengan kesesuaian tema pentas budaya, deskripsi cerita, kekompakan regu, penampilan, ketepatan Waktu, serta sarana yang digunakan.
Pentas Budaya ini berhasil memukau penonton dan dewan juri, sekaligus menjadi ajang edukasi dan pelestarian budaya. Semangat dan usaha keras para peserta dalam mempersiapkan pertunjukan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter generasi muda yang mencintai dan bangga akan warisan budaya daerahnya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai luhur budaya bangsa di kalangan anggota Pramuka.



























