YOGYAKARTA — Panitia Penyelenggara Perkemahan Wirakarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2025 menggelar Rapat Koordinasi secara daring menggunakan aplikasi Zoom pada Kamis, 19 Juni 2025.
Rapat dimulai sekira pukul 20.00 dipimpin oleh Ketua Panitia Kak Nanang Slamet Riyadi dengan menyampaikan beberapa hal terkait persiapan pelaksanaan Perkemahan Wirakarya DIY 2025.
Kemudian juga disampaikan paparan progres, serta target-target per bidang kepanitiaan oleh para Ketua Bidang ataupun yang mewakili. Usai penyampaian paparan, diberikan waktu kepada seluruh peserta rapat untuk memberikan masukan ataupun arahan.
Disampaikan pula bahwa akan ada kegiatan Pra Perkemahan Wirakarya DIY 2025 yang melibatkan sangga kerja dan masyarakat setempat. Pra Perkemahan Wirakarya DIY akan dilaksanakan dalam dua tahap. Yaitu 21-22 Juni 2025 serta 28-29 Juni 2025 mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Sri Budoyo, Sekretaris I Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY menyampaikan arahan terkait apa yang perlu diprioritaskan.

Kak Sri Budoyo menyebutkan bahwa Perkemahan Wirakarya DIY 2025 harus memprioritaskan kebermanfaatan serta kesan yang baik di masyarakat.
Pihaknya menegaskan bahwa membantu kesediaan sarana dan prasarana di Kampung Pramuka Sokorojo menjadi salah satu prioritas, sehingga kebermanfaatan yang tepat dari apa yang dibangun dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung.
Diketahui bahwa Perkemahan Wirakarya DIY 2025 akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 7 Juli 2025 di Kampung Pramuka Sokorojo, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo.
Perkemahan yang akan diikuti oleh lebih dari 200 peserta tersebut mengusung tema Penegak dan Pandega DIY Bersama Berkarya, Berdampak Nyata, Membangun Yogyakarta dengan slogan yang diangkat adalah Gumregah, akronim dari Guyub, Makarya, Greget, Sumringah. (cst)



























