YOGYAKARTA — Ratusan Pramuka perwakilan dari kwartir cabang se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut berpartisipasi pada Webinar AI untuk Masa Depan DIY yang digelar pada Senin, 19 Mei 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program GARUDA (Gerakan AI untuk Resiliensi dan Kedaulatan Nasional), yang bertujuan menumbuhkan literasi kecerdasan buatan (AI) di kalangan generasi muda, khususnya Pramuka Penegak dan Pandega.
Mengusung tema “Teknologi untuk Keadilan, Kesejahteraan, dan Inklusi”, kegiatan kolaborasi antara Dewan Perwakilan Daerah, Binar Academy, Microsoft, Komdigi, dan juga Yayasan BUMN tersebut disambut dengan semangat transformasi digital dan kesiapan menghadapi era teknologi.
Dalam pembukaan, disampaikan pula sambutan tertulis dari Gubernur DIY yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono.
Nampak hadir pada pembukaan kegiatan secara luring Kak Edy Heri Suasana, Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY Bidang Organisasi, Manajemen, dan Hukum.

Webinar ini menandai langkah awal dalam mendorong pemanfaatan AI secara etis dan bertanggung jawab untuk menciptakan solusi nyata bagi tantangan sosial, pendidikan, dan pemerintahan.
Kak Moch. Ari Nasichuddin, M.Eng., selaku narasumber utama, memaparkan pentingnya penguasaan AI untuk ketahanan nasional, berkaitan pula dengan berbagai aspek penting.
“AI bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang kemandirian bangsa, keadilan sosial, dan inovasi yang berpihak pada rakyat,” ungkapnya.
Berbagai fasilitas disediakan bagi peserta, seperti pembelajaran mandiri melalui Microsoft Learn, 30 sesi webinar interaktif, hingga peluang mengikuti kompetisi inovasi “Pikiran Terbaik Negeri” dengan hadiah hibah hingga USD10.000, serta akses ke pasar ekosistem BUMN.
Kegiatan ini juga melibatkan para pemuda anggota organisasi di DIY, perwakilan Organisasai Perangkat Daerah se-DIY, dan berbagai peserta lainnya.



























