YOGYAKARTA — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, keterampilan lapangan, dan semangat kerja sama, para peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) golongan Penegak dan Pandega mengikuti kegiatan Simulasi Gladi Medan Tangguh, Sabtu, 2 Agustus 2025.
Kegiatan ini terbagi menjadi 7 pos tantangan dengan masing-masing pos dirancang untuk mengasah kemampuan teknis, fisik, mental, serta kepemimpinan para pramuka.
Adapun ketujuh pos tersebut meliputi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Penanganan kasus luka terbuka pada telapak tangan secara cepat dan tepat, Tali Temali Penerapan keterampilan membuat simpul pot gantung, yang menguji presisi dan kerapian simpul.

Kemudian Wawasan Kebangsaan & Kepramukaan (CCP) Uji pengetahuan peserta tentang nilai-nilai kebangsaan dan prinsip kepramukaan, Teknik Survival Pendirian bivak sederhana sebagai simulasi bertahan hidup di alam terbuka.
Juga permainan bola buta yang melatih fokus, komunikasi, dan kepercayaan antarpeserta, Kepemimpinan & Kerja Tim Tantangan kerja sama tim yang menguji sinergi, pembagian peran, dan ketanggapan dalam menghadapi tugas bersama.
Para peserta yang merupakan utusan dari Kwartir Cabang se-DIY ini juga berkesempatan mencoba teknik rappeling sebagai wujud pengenalan medan dan penguasaan arah.

Sebelum memasuki pos, masing-masing sangga diberi waktu selama 15 menit untuk mempersiapkan diri dan perlengkapan sesuai kebutuhan pos. Kegiatan diawali dengan sesi ice breaking dan yel-yel kreatif dari tiap sangga, yang menciptakan suasana penuh semangat dan kekompakan.
Dengan bimbingan dari para pembina dan fasilitator, setiap sangga diarahkan menuju pos-pos tantangan secara bergiliran. Setiap tantangan tidak hanya menguji keterampilan individu, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, ketangkasan berpikir, serta rasa tanggung jawab dalam kelompok.



























