JAKARTA — Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Nasional (Pusdiklatnas), Kak Yana Suptiana, M.Pd, secara resmi menutup kegiatan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KPL) angkatan II, Minggu, 21 September 2025.
Kegiatan yang telah berlangsung selama sepekan, mulai 16 September 2025 di Gedung Pusdiklatnas tersebut diikuti oleh 46 peserta dari 14 Kwartir Daerah se-Indonesia.
Kak Yana dalam sambutannya menegaskan bahwa lulusan KPL harus mampu mengemban peran strategis sebagai pelatih yang tidak hanya terampil, tetapi juga menjadi motor penggerak Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia.
“Pelatih adalah jantung Gerakan Pramuka. Dimanapun bertugas, seorang pelatih harus menjadi pelopor kegiatan pengabdian dan memompakan semangat agar Pramuka terus bermanfaat untuk negeri tercinta,” tegas Kak Yana.

Pihaknya juga mengingatkan bahwa lulusan KPL memiliki tanggung jawab besar, di antaranya merancang dan menyelenggarakan Diklat sesuai kurikulum SK Kwarnas No. 048 Tahun 2018, menjadi pemimpin kursus sebagaimana diatur dalam SK Kwarnas No. 03 Tahun 2022.
“Serta berperan aktif sebagai Anggota Dewasa sesuai SK Kwarnas No. 047 Tahun 2018,” sambungnya.
Lebih lanjut kepada para peserta KPL angkatan II tahun 2025, Kak Yana juga menekankan pentingnya peran pelatih sebagai agen perubahan, motivator bagi pembina, sekaligus teladan dalam sikap dan akhlak.
“Seorang pelatih harus terus menempa diri, memperkaya wawasan, dan meningkatkan scouting skill. Pelatih itu ibarat mahaguru, panutan sekaligus tempat bertanya bagi pembina,” pungkasnya.
Kursus Pelatih Lanjutan ini diharapkan mampu melahirkan pelatih-pelatih profesional yang siap membina generasi muda berkarakter, berwawasan kebangsaan, peduli lingkungan, serta siap menjadi manusia Pancasila dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.



























