YOGYAKARTA — Pemantauan Gugus Depan Ramah Lingkungan di Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) tahun 2025 berlanjut ke tiga pangkalan lainnya pada Jumat, 28 November 2025.
Ketiga pangkalan tersebut di mulai dari SD Lempuyangwangi, Kota Yogyakarta, kemudian berlanjut ke SMP Negeri 12 Yogyakarta, dan berakhir di SMP Negeri 2 Sleman.
Tim yang terlibat dalam pemantauan ini antara lain Kak Dijah Inprijati, Andalan Daerah Urusan Lingkungan Hidup Masa Bakti 2020-2025, Kak Sumarmi dari unsur Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan tingkat Daerah (Pusdiklatda), dan Kak Nadia Agnes Rasheesa tim Pusat Pengembangan Jurnalistik dan Sistem Informasi.
Kemudian ada pula Kak Ika Prasetya Dwiantoro dan Kak Septi Wulandari dari unsur Staf Kwarda DIY yang turut membersamai dalam kunjungan pemantauan.
Seperti yang dilakukan pada Gugus Depan lainnya, pemantauan ini untuk menilai secara spesifik atas pencapaian program Gugus Depan Ramah Lingkungan yang telah dijalankan, sebagai tindak lanjut dari Bimbingan Teknis pada bulan Juli 2025 lalu.
Pengecekan yang dilakukan yaitu terkait kelengkapan 5 komponen Gugus Depan Ramah Lingkungan yaitu Kebijakan, Kurikulum, Kegiatan Kemitraan dan Partisipatif, Sarana dan Prasarana, serta Dokumentasi dan Media Komunikasi.
Dari masing-masing komponen ini dinilai secara rinci indikator-indikatornya, baik secara kuantitatif maupun kualitatif oleh tim pemantauan, guna mendapatkan indeks, seberapa besar progres yang dijalankan. (cst)




























Ada beberapa detail tambahan yang dapat saya tambahkan :
1. Data Kuantitatif (Opsional): Jika memungkinkan, menyertakan skor indeks rata-rata (misalnya, rata-rata pencapaian 75%) akan memberikan data konkret bagi pembaca yang membutuhkan angka.
2. Pentingnya Visual: Laporan teks sudah baik, tetapi pembaca visual akan lebih tertarik. Tambahkan informasi bahwa laporan ini disertai dengan foto-foto kegiatan pemantauan
Terima Kasih Min….
Kunjungi Kami
Siap Kak Netty, terimakasih atas sharingnya