YOGYAKARTA — Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY), Kak GKR Mangkubumi, secara resmi melantik Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Pramuka Pariwisata Tingkat Daerah Masa Bakti 2025–2030 di Aula Dinas Pariwisata DIY, Kamis, 26 Juni 2025.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Ketua Kwarda DIY tentang susunan kepengurusan Mabisaka dan Pimsaka Pariwisata DIY.
Pelantikan ditandai dengan prosesi tanya jawab oleh Ketua Kwarda DIY dan pengucapan Ulang Janji oleh pengurus baru, sebagai simbol tekad dalam mengemban tugas pembinaan anggota pramuka di bidang kepariwisataan.
Sebagai bentuk komitmen, ikrar pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Mabisaka dan Ketua Pinsaka Pariwisata DIY, yang kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan secara simbolis serta penandatanganan berita acara pelantikan.

Dalam sambutannya, Ketua Mabisaka Pariwisata terlantik Kak Drs. Imam Pratanadi, M.T. menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta berkomitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagaimana telah diikrarkan.
Pihaknya juga menegaskan pentingnya keberlanjutan kegiatan-kegiatan Saka Pariwisata, seperti Bakti Saka saat Nataru dan Idul Fitri, serta berbagai kegiatan peningkatan keterampilan dan pemantapan kapasitas pemanduan wisata.
Kak GKR Mangkubumi dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami semangat kelahiran Gerakan Pramuka sebagai kader bangsa, serta relevansi Saka Pariwisata dalam menghadapi tantangan pembangunan sumber daya manusia.
Ketua Kwarda DIY menyoroti enam isu strategis yang perlu diperhatikan, antara lain daya tarik program, kualitas pembina, fasilitas, sinergi antar saka, dukungan pemangku kepentingan, serta citra publik Gerakan Pramuka.
“Pramuka tidak hanya membentuk watak dan akhlak mulia, tetapi juga mampu menciptakan kegiatan yang mengarah pada job creation,” tegasnya.
Lebih lanjut Kak GKR Mangkubumi juga berharap Saka Pariwisata DIY dapat berpartisipasi aktif dalam Perkemahan Antar Saka tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Gorontalo pada November 2025 mendatang.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan foto bersama, menandai awal perjalanan kepengurusan baru yang diharapkan dapat membawa kontribusi nyata dalam pengembangan potensi anggota pramuka di bidang kepariwisataan.



























