YOGYAKARTA – Jumpa Ria Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) 2025 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) diselenggarakan pada Kamis, 31 Juli 2025 di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari.
Agenda unik dan menarik dalam kegiatan ini di antaranya adalah PBK Hebat dan Pentas Budaya, yang diikuti penuh semarak dan antusiasme peserta.
Setiap barung mengirimkan delegasi terbaiknya untuk dua kegiatan tersebut, menunjukkan bakat, kreativitas, dan semangat Pramuka yang luar biasa.
Pada kegiatan PBK Hebat, sebanyak 13 peserta putra dan putri tampil percaya diri dalam sesi fashion show yang unik dan edukatif. Sebelum melenggang di hadapan dewan juri dan penonton, mereka terlebih dahulu menjawab dua pertanyaan seputar kepramukaan dan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jawaban-jawaban cerdas yang dilontarkan menambah nilai lebih pada penampilan mereka, menunjukkan bahwa PBK bukan hanya tampil keren, tapi juga berwawasan.

Sementara itu, di akhir acara, suasana semakin semarak dengan digelarnya Pentas Budaya, yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dari para peserta. Momen puncak terjadi saat kontingen DIY yang akan mewakili dalam kegiatan PBK Nasional tampil membawakan tarian Koyo Jogja Istimewa.
Seluruh peserta Jumpa Ria PBK 2025 turut bergabung dalam semangat, menari dan bersuka cita bersama di panggung budaya yang penuh warna.
Rangkaian kegiatan Jumpa Ria PBK 2025 resmi ditutup oleh Kak drh. Sri Budoyo, Sekretaris I Kwarda DIY. Dalam sambutannya, Kak Sri Budoyo mengapresiasi penampilan peserta yang luar biasa dan penuh semangat.
Tak lupa Kak Sri Budoyo juga mengucapkan selamat kepada seluruh juara, peserta, serta tentunya panitia atas suksesnya penyelenggaraan acara ini.
Di akhir rangkaian upacara penutupan dilakukan pembagian dan pengumuman kejuaraan lomba Jumpa Ria PBK 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada peserta.



























