YOGYAKARTA — Kegiatan Orientasi Dasar Tegak (ODT) Ambalan Sri Sultan Hamengkubuwono I dan Gusti Pembayun Gugus Depan 03.049 – 03.050 Pangkalan SMA Negeri 9 Yogyakarta resmi ditutup melalui Upacara Penutupan ODT 2025 yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Piat, Sabtu, 1 November 2025.
Upacara penutupan diikuti oleh seluruh peserta, Dewan Ambalan, serta para pembina dalam suasana khidmat dan penuh semangat, prosesi upacara menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan ODT yang telah berlangsung selama dua hari.
Selaku Pembina Upacara Penutupan, Kak Bara menyampaikan amanat kepada seluruh peserta. Pihaknya menekankan bahwa semakin tinggi jabatan yang diemban, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul.
“Saya berharap agar para peserta tidak hanya unggul dalam kegiatan Pramuka secara internal, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi dan keteladanan di luar sekolah,” ujarnya.
Usai penyampaian amanat, dilakukan penyematan simbolis ring kepada para peserta sebagai tanda kenaikan tingkat dari Bakal Calon Anggota (BACATA) menjadi Calon Anggota (CATA).
Penyematan tersebut melambangkan tanggung jawab baru yang harus dijaga dengan penuh kedisiplinan, kejujuran, dan semangat pengabdian.
Seluruh peserta tampak antusias dan bangga menerima simbol tersebut sebagai wujud pengakuan atas perjuangan dan proses yang telah dilalui selama kegiatan ODT.
Dengan berkibarnya bendera merah putih dan sorak semangat Pramuka, upacara penutupan ODT 2025 berjalan dengan tertib dan khidmat, menandai lahirnya anggota Ambalan baru yang siap berkontribusi aktif dalam kegiatan kepramukaan dan kehidupan sekolah.



























