YOGYAKARTA — Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra tingkat daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Musppanitra DIY) Tahun 2025 dibuka secara resmi pada hari ini, Sabtu, 27 September 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi Dewan Kerja se-Daerah Istimewa Yogyakarta dalam merumuskan arah gerak organisasi untuk lima tahun mendatang.
Pelaksanaan Musppanitra DIY 2025 ini berlangsung secara hybrid, terbagi dalam dua hari. Hari pertama, Sabtu, 27 September 2025, kegiatan digelar secara daring melalui aplikasi Zoom.
Kemudian pada hari kedua, Minggu, 28 September 2025, seluruh peserta berkumpul secara luring di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) DIY untuk melanjutkan agenda musyawarah sekaligus mengesahkan hasil perumusan.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY Kak GKR Mangkubumi membuka secara resmi forum tertinggi Dewan Kerja di tingkat daerah ini. Pihaknya menaruh harapan besar kepada seluruh peserta, khususnya Dewan Kerja Cabang untuk memberikan masukan demi lahirnya program yang lebih baik.
“Masukan dari adik-adik DKC sangatlah penting demi lahirnya program yang lebih baik dan sesuai kebutuhan, terutama untuk periode 2025–2030,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kak GKR Mangkubumi juga menyoroti pentingnya inovasi dalam setiap program. Pendidikan karakter harus terus diperkuat, sejalan dengan perkembangan zaman yang menuntut generasi muda untuk memahami dan bijak dalam menggunakan teknologi digital.
“Oleh karena itu, edukasi tentang dunia digital menjadi salah satu hal yang diharapkan masuk dalam program kerja hasil Musppanitra kali ini,” ujarnya.
Kak GKR Mangkubumi juga mengingatkan bahwa semua program yang dirancang harus tetap sejalan dan sinkron dengan Rencana Strategis (Renstra) Kwarda DIY. Dengan demikian, setiap langkah yang diambil tidak hanya inovatif, tetapi juga terarah dan berkesinambungan.
“Inovasi harus selalu hadir dalam setiap program yang dijalankan. Bagi kakak-kakak yang telah purna, saya berharap tetap mendampingi adik-adik Dewan Kerja di masa bakti 2025–2030. Mudah-mudahan Musppanitra kali ini dapat melahirkan program-program yang istimewa,” harap Kak GKR Mangkubumi.
Musppanitra DIY 2025 bukan hanya sekadar forum untuk menyusun program kerja, melainkan juga momentum untuk mempererat persaudaraan, menyatukan visi, dan menguatkan komitmen dalam mengabdi.
Dengan keterlibatan seluruh pihak, diharapkan hasil musyawarah ini mampu menjawab tantangan zaman serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.



























