BANTUL — Bulan Juni merupakan salah satu musim penyu bertelur, bulan ini juga merupakan bulan puncaknya bagi para penyu untuk bertelur, biasanya penyu betina akan menuju ke pesisir pantai untuk membuat sarang bertelurnya dimalam hari.
Dalam kesempatan musim ini, Saka Wanabakti Bantul melakukan giat aksi patroli penyu di pesisir pantai pada malam hari, di tengah gelombang yang sedang pasang tidak mematahkan semangat bagi calon anggota yang akan melaksanakan misi patroli penyu, Sabtu, 1 Juni 2024 di Pantai Pelangi, Kretek, Bantul.
Pukul 20.30 WIB calon anggota dengan jumlah 28 personil mulai bersiap – siap untuk melakukan misi patroli penyu, sebelum terjun ke lapangan calon anggota mendapatkan pembekalan dari Kak Wahyudi dan Kak Sujimin selaku instruktur Saka Wanabakti Bantul.
Dan tepat pada pukul 21.00 WIB calon anggota mulai melakukan aksi patroli penyu dengan tim yang telah dibagi 2 sebelumnya, untuk tim A melakukan patroli penyu ke arah timur menuju pantai Parangkusumo sedangkan tim B melakukan patroli ke arah barat menuju pantai Depok.
Tidak hanya calon anggota saja yang melakukan aksi patroli penyu, Dewan Saka juga turut ikut untuk menemani calon anggota serta didampingi oleh instruktur dari Saka Wanabakti Bantul dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta.
Pada saat melakukan aksi patroli penyu, tim B yang menuju ke arah barat menemukan jejak dari penyu dan saat dilihat oleh tim B mereka menemukan telur penyu dengan jumlah sebanyak 87 telur di sarang yang telah dibuat oleh penyu.
Tim B pun mulai melaporkan penemuannya kepada pihak penangkaran telur penyu, dan dilakukan pemindahan secara hati – hati ke tempat penangkaran telur penyu.
Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi telur penyu dari oknum – oknum yang tidak bertanggungjawab dalam upaya menambah populasi penyu di habitatnya serta memberikan pengalaman kepada calon anggota Saka Wanabakti Bantul.
Kak Asri sebagai calon anggota menyampaikan sangat senang saat menemukan telur penyu pada saat melakukan aksi patroli penyu.
“Ini merupakan pertama kali saya melakukan patroli penyu di pantai, pada saat saya menemukan telur penyu saya sangat terkesan dan penasaran dengan jumlah yang dihasilkan oleh penyu dan kegiatan ini cukup menantang bagi saya karna aksi ini dilakukan pada malam hari di pesisir pantai,” tuturnya.
Setelah selesai melakukan patroli penyu pada pukul 23.00 WIB calon anggota pun kembali ke tenda mereka masing – masing untuk segera beristirahat.



























