KULON PROGO — Raimuna Cabang (Raicab) Kulon Progo tahun 2025 digelar mulai Sabtu, 14 Juni 2025 bertempat di Balai Budaya dan Kampung Tradisional Tuksono, Sentolo, Kulon Progo.
Kegiatan di hari kedua diisi dengan beberapa agenda menarik seperti kunjungan ke lokasi industri dan materi spesial dari para narasumber di bidangnya.
Salah satu materi yang diterima oleh para peserta Raicab Kulon Progo 2025 adalah Manajemen Risiko Perkemahan yang disampaikan oleh Kak Fuad Galuh Prihananto.
Dalam paparannya, Kak Fuad menegaskan pentingnya melakukan analisa risiko secara menyeluruh terhadap sebuah kegiatan yang dilaksanakan.
Tujuannya adalah untuk menciptakan kondisi yang zero accident. Analisa dilakukan baik dari faktor teknis, non teknis, manusia, serta alam. Manajemen risiko ini perlu direncanakan dengan mempertimbangkan kemungkinan kejadian dan antisipasi dini.
Kak Fuad juga menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka telah mempunyai Petunjuk Penyelenggaraan tentang Kebijakan Manajemen Risiko sesuai dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 227 tahun 2007.
Secara detail, disampaikan pula berkaitan dengan level kemungkinan terjadinya peristiwa, dampak, dan juga level risiko yang bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan tindakan, termasuk penilaian serta konsekuensi yang bisa dilakukan.
“Pilihan tindakan yang bisa dilakukan misalnya menghindari, mengurangi, memindahkan, atau mempertahankan risiko,” terang Kak Fuad.
Lebih lanjut peserta juga diajak untuk berdiskusi dan menguraikan argumentasinya berkaitan dengan risiko yang kemungkinan bisa timbul dalam sebuah kegiatan dan cara menanganinya.
Secara umum selama tiga hari hingga Senin, 16 Juni 2025, para peserta mengikuti sedikitnya 5 macam kegiatan, yaitu, Giat Umum, Giat Kunjungan Edukasi, Giat Keterampilan dan Wawasan Umum, Giat Permainan Tradisional, dan Giat Pengabdian Masyarakat.
Selain pengalaman yang mengesankan dan memperkuat persaudaraan di tapak kemah serta kunjungan di beberapa lokasi edukatif, peserta Raimuna Cabang Kulon Progo 2025 akan mendapatkan beberapa fasilitasi seperti scarf, tiska, dan piagam penghargaan. (cst)



























