BANTUL — Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas PGRI Yogyakarta resmi ditutup, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Setelah enam hari berturut-turut kegiatan KMD PLB UPY akhirnya usai. Kegiatan ini menjadi salah satu program yang bertujuan untuk membekali keterampilan kepramukaan kepada para calon guru SLB.
Sejak pembukaan acara, peserta telah menerima berbagai materi kepramukaan untuk calon pembina pramuka, mulai dari golongan siaga, penggalang, penegak, dan pandega.
Upacara penutupan dilaksanakan pukul 16.30 bertempat di ruang 101 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPY , dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Kapusdiklatcab) Bantul, dan kakak-kakak pelatih.
Dalam rangkaian upacara penutupan Kak Tanti Sadmawati mewakili pimpinan kursus melaporkan pelaksanaan KMD. Disebutkan bahwa peserta yang terdaftar sebanyak 44 orang dinyatakan lulus.
Selepas itu acara ditutup langsung oleh Kak Drs. Jumarudin, M.Pd. selaku Kapusdiklatcab Bantul. Pihaknya menyampaikan terima kasih dan permohonan kepada peserta KMD dalam mengajarkan materi dilandasi dengan hati yang tulus, karena anak SLB memiliki hak untuk mengikuti pramuka.
“Kakak-kakak akan mengajar anak-anak berkebutuhan khusus, kita harus memandang anak SLB memiliki hak yang sama untuk mengikuti kegiatan pramuka,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Jumarudin juga berpesan agar para peserta KMD ini dapat menjadi Pembina yang tulus dalam membimbing anak-anak berkebutuhan di gugus depan masing-masing.
“Terimakasih atas kerjasamanya dengan ini kegiatan KMD PLB UPY resmi ditutup,” pungkasnya.
Tentu saja diharapkan seluruh peserta KMD PLB UPY tahun 2025 ini dapat segera menyelesaikan narakarya dasar dan dapat menjalankan rencana tindak lanjut.



























