YOGYAKARTA — Pada penyelenggaraan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD) Kwartir Cabang Sleman tahun 2025 hari kedua, 20 November 2025, Kak Prayoga Ontowiryo menjadi salah satu pemateri dengan membawakan materi bertema Peran Anggota Dewasa dalam Kepramukaan dan Sistem Pendidikan dan Pelatihan (Sisdiklat).
Materi tersebut disampaikan kepada peserta KPD Sleman 2025 sebagai bekal penting dalam menjalankan tugas pembinaan di berbagai satuan pendidikan kepramukaan.
Dalam pemaparannya, Kak Prayogo yang merupakan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan tingkat Daerah (Pusdiklatda) Daerah Istimewa Yogyakarta menjelaskan bahwa anggota dewasa memiliki peran strategis dalam pendidikan kepramukaan.
Yaitu mulai dari menjadi teladan, memahami kebijakan, hingga mampu mengelola dan mengembangkan anggota dewasa lainnya. Selain itu, para anggota dewasa yang menjadi pelatih juga diharapkan memahami kurikulum diklat, perkembangan pelatihan masa kini.
Termasuk di dalamnya mengenali seperti apa kebutuhan pelatihan bagi orang dewasa, peserta didik, dan masyarakat. Hal ini menjadi fondasi penting agar proses pembinaan dapat berjalan lebih relevan dan efektif.
Kak Prayoga juga menyampaikan tujuan utama dari materi ini, yaitu agar peserta memahami kebijakan pengelolaan dan pengembangan anggota dewasa dalam Gerakan Pramuka, memahami kurikulum diklat beserta fenomena pelatihan saat ini.
Kemudian juga mampu menjawab kebutuhan pelatihan bagi anggota dewasa sesuai kebutuhan peserta didik maupun masyarakat. Dengan pemahaman tersebut, para peserta KPD Sleman 2025 diharapkan siap menjadi pelatih yang adaptif dan kompeten.
Lebih lanjut, Kak Prayoga menjelaskan tiga pilar kebijakan yang menjadi dasar pengembangan anggota dewasa, yaitu asas modernitas, asas manfaat, dan asas kesetiaan dalam melaksanakan Satya serta Darma Pramuka sebagai ketentuan moral.
“Orang dewasa dalam pendidikan kepramukaan berfungsi sebagai adult support atau komponen pendukung yang berperan memastikan kegiatan Pramuka berjalan tepat arah dan sesuai nilai-nilai kepramukaan,” tegasnya.
Melalui materi ini, peserta KPD Sleman 2025 diharapkan semakin memahami peran penting mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan kepramukaan di lapangan, serta mampu menerapkan prinsip-prinsip pelatihan yang modern, bermanfaat, dan berlandaskan nilai moral kepramukaan.



























