YOGYAKARTA — Kak Bambang Sasongko (Kokok), Ketua Pusat Pengabdian Masyarakat dan Pramuka Peduli Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) menjadi narasumber dalam Dialog Tanggap Bencana RRI Pro 1 Yogyakarta, Selasa (20/09/2022).
Secara live stream melalui On Air Radio dan Youtube RRI Yogyakarta, dipandu oleh Kak Dyan Parwanto selaku host hadir bersama Kak Octo Noor Arafat, S.I.P., M.Si., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut, dalam topik Berdayakan Pramuka Kuatkan Mitigasi Bencana Kak Kokok memaparkan Strategi Mitigasi Bencana.
Ada 4 hal khusus terkait strategi mitigasi yang disampaikan oleh Kak Kokok, yaitu ketrampilan Pramuka bagi peserta didik sebagai modal utama dalam mitigasi dan kesiapsiagaan dan penyelenggaraan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) berbasis di Gugusdepan (gudep) Aman Bencana.
“Kemudian ada Peran Pramuka sebagai relawan (untuk usia di atas 17 tahun) bersama-sama masyarakat dalam membangun ketangguhan dalam menghadapi bencana dan SPAB Gudep/Gudep Aman Bencana diimplementasikan secara inklusif,” terang Kak Kokok.
Dalam kaitannya penyelenggaraan SPAB, Kak Kokok menegaskan ada dua sasaran utama yaitu, pembina sebagai Fasilitator Pendidikan Aman Bencana dan peserta didik untuk pendidikan kebencanaan yang aplikatif sejak dini baik mengenai pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan untuk menjadi pembiasaan.
Kak Kokok juga menyinggung bahwa pramuka mempunyai Satya dan Darma Pramuka yang di dalamnya memuat kesiapsiagaan pramuka dalam hal apapun, salah satunya adalah kebencanaan atau kerelawanan. (cst)



























