BANTUL – Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) Kak GKR Mangkubumi menghadiri upacara pembukaan Pelatihan Penanggulangan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta.
Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Samas, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul pada Rabu, 11 Juni 2025.
Kehadiran GKR Mangkubumi dalam acara tersebut merupakan bentuk dukungan moral dan simbolis dari Gerakan Pramuka DIY terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana.
Upacara ini menjadi momentum awal dari rangkaian pelatihan tanggap darurat bencana alam yang diselenggarakan secara terpadu dan lintas lembaga.
Pelatihan ini diikuti oleh berbagai unsur, antara lain Kodim 0729 Bantul, Lanud Adi Sucipto, Polres Bantul, Polairud Bantul, BPBD Kabupaten Bantul, FPRB dan Relawan masyarakat, termasuk anggota Pramuka Saka Bahari, serta Lanal Yogyakarta.
Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan pelatihan pengolahan hasil pangan berbasis kelautan, namun keduanya merupakan agenda yang berdiri sendiri dengan fokus yang berbeda.
Setelah upacara pembukaan, peserta dan tamu undangan melakukan kunjungan ke sejumlah posko penanggulangan bencana yang telah disiapkan, seperti posko BPBD, posko medis, dan titik simulasi evakuasi. Kunjungan ini menjadi bagian dari pengenalan sistem koordinasi lapangan dalam penanganan bencana alam.
Kak GKR Mangkubumi menyampaikan dukungan penuh terhadap pelatihan ini, sebagai wujud kepedulian terhadap pembentukan karakter dan kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi situasi darurat.
Menurutnya, keterlibatan anggota Pramuka, khususnya dari Saka Bahari, menjadi bukti nyata kontribusi Pramuka dalam bidang kemanusiaan dan kebencanaan.



























